2 Mahasiswa Ditangkap, Karena Mencuri 24 Kipas Angin Di Kampusnya

Be Sociable, Share!

2 Mahasiswa Ditangkap, Karena Mencuri 24 Kipas Angin Di Kampusnya

2 orang mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo terciduk oleh Tim Alap-Alap Polres Gorontalo Kota. Dua mahasiswa ini ditangkap karena diduga melakukan pencurian sebanyak 24 kipas angin. Kipas angin ini menggantung di tiap dinding kampusnya. Pencurian ini dilakukan kedua mahasiswa ini bulan November lalu.

Kasus ini diketahui saat ditemukannya ebuah akun Facebook bernama Panto STrada. Dalam postingannya dia menjual kipas angin di sebuah forum jual beli barang bekas kota Gorontalo. Hal ini pun dicurigai merupakan barang bukti kipas angin yang sama dengan adanya pelaporan di Polsek Kota Timur.

Tim Alap-Alap Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota lalu melakukan penyelidikan terkait akun Facebook itu. Dan pemilik akun bernama Rustam Djafar berusia 37 tahun telah diamankan. Rustam Djafar merupakan warga kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Gorontalo. Anggota kemudian melakukan penyelidikan terhadap Rustam Djafar.

Dari keterangan yang didapat dari Rustam. Kipas angin ini dibelinya dari seseorang dari media Facebook yang bernama Rifaldo. Mendapatkan informasi ini, para petugas pun langsung bergerak dan mencari keberadaan pemilik akun bernama Rifaldo itu.

Beberapa waktu kemudian, petugas berhasil menemukan keberadaan pemilik akun Rifaldo yang diketahui bernama RP alias Eki berumur 20tahun. Dia adalah seorang mahasiswa di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo yang tinggal di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

Kedua pelaku bernama Eki dan Ulis mahasiswa di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo

Eki tertangkap di kosnya yang berada di Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Gorontalo. Eki pun diselidiki dan mengaku bahwa dia mendapatkan sejumlah kipas angin itu dengan mencuri dari kampus tempat dia kuliah.

Pencurian ini dilakukan bersama dengan seorang temannya, MK alias Ulis yang berumur 20tahun. Anggota langung menuju kos Ulis dan keduanya langsung diringkus ke Polres Gorontalo Kota.

AKP Tumpal Alexander Siallagan, selaku Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, saat ditanyakan menjelaskan. Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku ini mengaku telah melakukan pencurian kipas angin. Mereka melakukannya dimalam hari dengan mencabut satu persatu kipas angin yang tergantung di beberapa dinding ruangan belajar. Setelah mencuri sejumlah kipas angin mereka pun menjualnya.

“Kedua pelaku dan sejumlah barang bukti telah kami amankan. Kasus ini pun sedang kami selidiki lagi.” Ucap AKP Tumpal.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!