Sebanyak 38 Sekolah Di Pekalongan Terendam Banjir

Be Sociable, Share!

Sebanyak 38 Sekolah Di Pekalongan Terendam Banjir

Terhitung sekitar 38 sekolah di Pekalongan, mulai dari tingkat SD sampai SMA, terendam banjir. Bahkan ada Perguruan Tinggi yang juga terendam banjir yaitu Perguruan Tinggi IAIN Pekalongan.

Kebanyakkan sekolah telah meliburkan aktivitas belajar mengajar para siswanya. Namun ada juga beberapa sekolah yang tetap melakukan aktivitas belajar mengajar seperti biasanya dikarenakan sedang menjalani ulangan persiapan akhir semester. Siswa di SMP Negeri 12 Pekalongan, terpaksa dihentikan aktivitas belajarnya dan dipulangkan. Dikarenakan kondisi sekolah yang tidak mendukung untuk menjalankan aktivitas belajar mengajar.

Semua bagian sekolah terendam banjir. Mulai dari halaman, ruang kantor guru, selasar, hingga ruang kelas juga tergenang air setinggi 30cm. Ruang lab Komputer juga digenangi air mengakibatkan puluhan komputer mengalami kerusakan. Sebagian peralatan terbakar hangus dikarenakan kabel listrik yang terkena air sehingga mengakibatkan korsleting.

Endang Sunaryati, Kepala SMP Negeri 12 Pekalongan mengatakan, hari ini aktivitas belajar mengajar diliburkan dikarenakan kondiri ruangan yang tidak mendukung. ” Memang pada hari ini pelajaran hanya berjalan 2jam dan kebetulan ada kegiatan kebersihan. Namun semua ruangan terendam banjir , jadi siswa diliburkan saja.” Jelasnya

Para siswa merasa sedih dikarenakan kondisi sekolah yang terendam banjir. Apalagi sekarang sedang diadakan ulangan persiapan untuk akhir semester. Para siswa berharap banjir segera reda dan aktivitas belajar bisa dilanjutkan kembali.

Para Siswa Berharap Banjir Ini Segera Surut Karena Sedang Menghadapi Ujian

” Kami sedih melihat kondisi banjir di sekolah kami. Karena semua terendam air, tidak bisa melakukan aktivitas belajar. Apalagi saat ini sedang banyaknya persiapan ulangan akhir semester.” Ucap Nisa dan Desi siswi SMPN 12 Pekalongan.

Beberapa sekolah yang terendam banjir di kota Pekalongan yaitu SD Panjang 4, SD Dukuh, SMP Negeri 10, SMP Negeri 7,SMP Negeri 12, SMA Negeri 2, SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 1.

Banjir ini juga merendam sejumlah kelurahan dan desa di Kabupaten dan Kota Pekalongan. Ratusan warga yang mengalami dampak bencana alam ini masih mengungsi di sejumlah titik pengungsian seperti di rumah susun Krapyak, kantor kelurahan Bandengan, kantor Kecamatan Pekalongan Utara, beberapa musala dan masjid.

Di Kabupaten Pekalongan banjir yang terjadi karena air pasang ini merendam beberapa desa diantaranya Desa Jeruksari, Karangjompo, Mulyorejo, Tegaldowo di Kecamatan Tirto. Di Kota Pekalongan Banjir ini merendam Panjang baru, Kandang Panjang, Padukuhan Kraton, Bandengan, Pasir Kamat Kraton, Kelurahan Panjang Wetan, Pekalongan Utara dan Kelurahan Tirto.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!