Ilustrator Internasional “Aga Rahmadani” Asal Indonesia

Be Sociable, Share!

Aga Rahmadani Ilustrator Internasional Yang Berasal Dari Indonesia

Setiap orang pastinya memiliki cita-cita. Dan untuk mengapainya itu mungkin tidak semua orang dapat lakukan. Hanya sebagian kecil yang bisa mengapai cita-cita mereka. Namun hal ini berbeda dengan Aga Rahmadani di usianya 25 tahun. Dia berhasil mengapai cita-citanya yaitu menjadi seorang ilustrator yang bahkan bertaraf internasional. Aga merupakan lulusan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes). Sekarang dia sedang mengembangkan usahanya di negeri China.

Aga sudah hobi menggambar sejak berusia 5 tahun dan dia pun bercita-cita menjadi seorang seniman terkenal. Walaupun pihak keluarganya tidak mendukungnya, namun Aga tetap memegang teguh ingin mengapai cita-citanya.

Setelah Tamat SMA Aga melanjutkan pendidikannya di Universitas Unnes jurusan Seni Rupa, ini semua dia lakukan untuk mengapai cita-citanya. Mulanya, di tahun 2012 Aga mencoba memajang hasil karya ilustrasinya di media Facebook. Dia membuat akun linkedin dan coba bergabung dengan grup ilustrator profesional.

” Saya masuk ke grup ilustrator profesional, padahal waktu itu saya hanya orang biasa saja. Tiba-tiba saya dihubungi editor yang sedang haunting cari ilustrator”

Penerbit Buku Karangkraft dari negara Malaysia menjadi orang pertama yang melakukan orderan pertamanya dalam kanca internasional. Mereka meminta membuat ilustrasi untuk sebuah buku. Dari sinilah karyanya mulai dikenal banyak orang dan mulai banyak editor menghubunginya.

Awalnya Aga bekerja sebagai Freelancer

Aga menjalani pekerjaan sebagai freelancer membuat ilustrasi buku, kamus, buku sains dan lainnya. Dia melakukan pekerjaan ini selama 2 tahun, dari tahun 2012 sampai tahun 2014. Ketika Aga melakukan PKL dia pernah menggantikan desainer surat kabar yang saat itu sakit dan harus berhenti bekerja selama 2 bulan. Dan karyanya juga masih digunakan sampai sekarang. Suatu saat dia diminta membuat desain semua hal tentang hari jadi Bondowoso dari iklan sampai backdrop. Dari sini dia mendapatkan banyak pengalaman yang menambah ilmunya.

” Portofolio saya semakin banyak, sya terus share karya saya. Dan bermunculanlah penulis datang minta ilustrasi” Aga ucap.

Makin lama orderannya semakin banyak, sampai Aga merasa kewalahan. Saat ini hasil karya Aga sudah Laris di karangan editor. Namun dia tetap mengerjakan pesanan personal yang dipesan konsumen untuk hadiah wisuda, ulang tahun dan sebagainya. Dikarenakan semakin banyaknya orderan Aga mengembangkan usahanya dengan bantuan karyawan. Terciptalah perusahaan Starup Gagestudio dengan omset yang didapatkan minimal 20jt /bulan.

” Kebanyakkan klien saya dari luar negeri. Ada Eropa, India, Inggris, Amerika , Australia, Jepang. Permintaanya berbagai jenis ada ilustrasi buku, majalah, tekstil, desain Packaging, sarung bantal, periodik dan lainnya” katanya

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!