AGEN PENGOPLOS GAS ELPIJI 3 KILO DIRINGKUS APARAT DI KEDIRI

Be Sociable, Share!

AGEN PENGOPLOS GAS ELPIJI 3 KILO DIRINGKUS APARAT POLSEK DI KEDIRI

Agen pengoplos gas elpiji 3 kilo diringkus oleh aparat polsek di Kediri. Adalah anggota Buser Reskrim Polsek Kota Polresta Kediri yang turut membongkar kasus pengoplosan LPG bersubsidi 3 kilogram ke tabung 12 kilogram non subsidi. Dua orang agen pengoplos berhasil diamankan dalam kasus ini, Senin (23/10).

Dua orang yang diamankan tersebut adalah Winarto (46), warga Sunan Geseng No 80/52 RT Kelurahan Kampung Dalem Kecamatan atau Kota Kediri. Dalam menjalankan aksinya tersangka melakukan di Jalan Padang Padi RT 03/09 Kelurahan Kaliombo Kecamatan atau Kota Kediri.

KRONOLOGIS PENANGKAPAN KEDUA TERSANGKA

Dari tangan para tersangka pertama ini petugas berhasil mengamankan 40 tabung kosong gas elpiji 3 kilogram, 40 buah segel tabung gas elpiji 3 kilogram, satu tabung gas elpiji 12 kilogram. Dan uang tunai Rp 900 ribu.

“Selain itu kita juga berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor roda tiga merk VIAR warna biru nopol AG 9173 AE berikut surat-suratnya. 1 buah isolatip, 2 buah obeng, 2 buah ember/ bak warna hijau, 2 buah selang dan regulator, 1 buah tang. 1 buah pisau, 1 buah pisau cuter, 1 buah gunting, 5 buah plastik bekas bungkus es batu dan 4 buah utas tali rafia,” ungkapnya.

Kemudian juga dari tersangka kedua ini petugas kembali berhasil mengamankan 8 tabung kosong gas elpiji 3 kg. 8 buah tabung isi gas elpiji 3 kg. 2 buah tabung isi gas elpiji 12 kg. 2 buah tabung kosong gas elpiji 12 kg. 12 buah karet sil, 8 buah segel gas ukuran 3 kg, 4 buah segel gas ukuran 12 kg.

“Kita juga mengamankan 1 sepeda motor roda tiga merk Treseda warna biru Nopol AG 8515 AC berikut STNK. Sarana pendukung kejahatan antara lain obeng, ember, selang dan regulator, paku ukuran 7 sentimeter dan 1 buah tali pengikat. Kedua tersangka akan kita proses hukum dan kita kenai pasal 53 UU RI Nomer 22 tahun 2001 tentang Migas,” pungkas Kompol Sucipto

Pelaku dinilai telah melanggar tindak pidana tanpa izin melakukan kegiatan pengolahan, pengangkutan, penyimpanan dan niaga gas bersubsidi pemerintah. Aturan itu tertuang dalam pasal 53 Undang-undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas.

 

detiktribun.com

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!