Amerika Berseta Koalisinya Tidak Setujuh Dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir

Be Sociable, Share!
Amerika Berseta Koalisinya Tidak Setujuh Dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir

Amerika Berseta Koalisinya Tidak Setujuh Dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir. Rapat Mengenai Negosiasi perjanjian mengenai pelarangan senjata nuklir di lakukan di Cambera Gedung Sekretariat PBB, NewYork Amerika Serikat pada Minggu ini akan di gelar, Namun Mengenai Perjanjian tersebut Amerika Serika menyatakan tidak setujuh dalam hal tersebut.

Amerika Serikat dengan koalisinya untuk berusahan memboikot hal dalam pembentukan perjanjian pelarangan senjata nuklir tersebut. Ada sekitar 40 Negara yang akan ikut memboikot perjanjian tersebut. Dan Sekitar 113 Negara yang setujuh menjadi bagian dalam perjanjian negoisasi pelarangan senjata nuklir.

Tujun dalam Perjanjian ini untuk membuat instrumen legal-formal untuk sepenuhnya melarang pengembangan dan penggunaan teknologi senjata nuklir

Menurut Duta Besar Amerika yang di tunjuk oleh Donald Trump,  Nikkita Haley menyatakan bahwa Amerika tidak akan aman tanpa Senjata yang sudah di kembangkan. Hal ini untuk menjaga diri dari hal hal yang tidak terduga yang membahayakan Amerika.

“Aku setuju dengan agenda pelarangan tersebut. Namun jujur saja, di masa ketika seluruh negara telah memiliki teknologi senjata nuklir, aku tak bisa membiarkan negara-negara jahat diam-diam tetap memilikinya, sementara kami (AS dan koalisinya) yang memiliki tugas menjaga perdamaian dituntut untuk tidak menggunakannya,” ujar Nikkita Haley.

Bukan hanya Amerika Serikat saja. Hal serupa juga di ampaikan oleh Inggris dan Prancis,. Bahwa dirinya tidak akan melakukan pelucutan senjata nuklir.

Menurutnya perjanjian yang sudah ada mengenai senjata nuklir dengan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir. Dari 5 Negara. Amerika Serikat , Rusia , China , Inggris dan Prancis telah menandatanganin mengenai penggunaan senjata nuklir tersebut. Perjanjian yang sudah di sepakati bersama mengenai senjata nuklir cukup seimbang.  Tidak terjadi hal hal di luar batas pengunaan senjata tersebut,

Hal ini untuk menjaga kedamaian dunia. dan untuk mengenai Perjanjian pemboikotan senjata nuklir sangatlah belum efektif . Kondisi negara yang masih banyak terdapat kelompok kelompok radilkal untuk menguasai dunia.

Tercatat ada sekitar 113 negara yang setujuh untuk membuat negoisasi mengenai senjata nuklir. Menurutnya senjata nuklir yang samakin berbahaya jika sewaktu waktu terjadi hal yang di luat ambang batas.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!