Amerika Serikt Bersama Koalisinya Menyerang Suriah

Be Sociable, Share!
Amerika Serikt Bersama Koalisinya Menyerang Suriah

Amerika Serikt Bersama Koalisinya Menyerang Suriah. Diketahui Amerika Serikat, Prancis dan Inggris melancarkan serangan militer terhadap fasilitas riset ilmiah kepemerintahan Bashar Al Assad.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa tindakan ini dilakukan untuk merespons serangan senjata kimia di negara tersebut. Penyataan terbut disampaikan secara langsung oleh Trump lewat siaran televisi.

“Sebuah operasi gabungan bersama koalisi angkatan bersenjata Prancis dan Inggris tengah berlangsung saat ini,” ujar Donald Trump

Dalam pidatonya tersebut, Donald Trump telah memberi persetujuan atas serangan militer di lokasi penyerangan senjata kimia di Suriah. Serangan tersebuti dilancarkan sebagai balasan Amerika Serikat terhadap serangan senjata kimia di Douma pekan lalu, yang diduga dilakukan oleh pemerintah Suriah. Sejumlah bom pun dilaporkan telah terjadi di dekat ibu kota Suriah, Damaskus.

Presiden Trump mengatakan, serangan-serangan yang di lakukan koalisinya diarahkan pada sasaran terkait lokasi yang dinilai menjadi pusat kemampuan senjata kimia pemerintah Suriah.

Trump juga menyampaikan tujuan serangan militer ini untuk  pencegahan terhadap produksi bom Kimia yang di produksi nantinya maupun penyebaran, hingga penggunaan senjata kimia.

Perdana Menteri Inggris Theresa May membenarkan keterlibatan Negaranya dalam penyerangan tersebut. Menurutnya  Tak ada cara alternatif  lainnya selain tindakan militer.”

Seorang pejabat Amerika Serikat menyampaikan bawah rudal jelajah jenis Tomahawk digunakan dalam serangan dari gabungan Koalisi Amerika, Inggris dan Prancis. Dikatakan bahwa hingga saat ini sudah ada enam ledakan keras yang terjadi di Damaskus.

Theresa May menegaskan bahwa serangan ini dilancarkan bukan untuk mendesak pergantian dari rezim Bashar al-Assad. Ini merupakan respons dari serangan Bom kimian yang di lepaskan oleh Pemerintah Suriah yang di pegang oleh Bashar Al Assad

Dismpaikan oleh  Trump, dugaan serangan kimia di Douma, menurutnya dilancarkan oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad. Menurutnya tindakan tersebut bukanlah tindakan yang dilakukan oleh seorang lelaki. Melainkan kejahatan yang dilakukan oleh monster.

Syrian Observatory for Human Rights sebuah lembaga pemantau HAM yang berpusat di Inggris menyebutkan. Serangan-serangan itu menyasar pada fasilitas riset ilmiah di Suriah dan sejumlah fasilitas lain di Damaskus.

Namun Di lain sisi lain, Suriah membantah atas tuduhan yang di duga telah melakukan serangan senjata kimia.

detiktribun

 

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!