Amien Rais Sindir ‘Kecebong’ Di Pembukaan Kongres Alumni 212

Be Sociable, Share!

Amien Rais, selaku salah satu tokoh Alumni 212,  berulangkali menggunakan istilah ‘kecebong’ pada saat berpidato di pembukaan kongres nasional alumni 212 di Wisma Persaudaraan Haji Indonesia (PHI), Cempaka Putih, Kamis (30/11). Istilah kecebong selama ini sering diidentikkan dengan para pendukung Presiden Joko Widodo di media sosial.

Amien mengatakan bahwa para alumi 212 tidak perlu takut terhadap tantangan yang dilontarkan oleh para kecebong. Ia juga menyindir orang – orang yang kerap meremehkan kekuatan umat Islam. Menurutnya, umat islam adalah umat yang cerdas dan tidak mudah tertipu. Amien juga menghimbau agar umat islam tidak terpancing oleh para kecebong.

Dalam Reuni Alumni 212, Sabtu (2/12) nanti, Amien mengatakan bahwa para Alumni 212 akan menyerahkan sebuah petisi kepada pemerintah. Alumni 212 akan membacakan sebuah petisi (resolusi atau maklumat) agar pemerintah saat ini mengetahui aspirasi dari para alumni 212 agar jangan sampai pemerintah menutup mata terkait masalah yang sedang mereka hadapi.

Menurut Amien, tekanan yang dialami oleh para ulama belakangan ini menunjukkan bahwa kekuatan alumni 212 dan umat islam sangat kuat. Ia juga mengatakan bahwa perjuangan pada ulama saat ini sangat ringan bila dibandingkan dengan para pendahulu mereka. Amien juga agar para alumni 212 tetap rendah hati meskipun disudutkan oleh para ‘kecebong’.

“Saudara, pelajaran Nabi Nuh yang ratusan tahun digempur, dihina, harus dijadikan semangat, Kalau ada orang jahil yang mendebat dan menjahili kita, berbaik hati lah, dan selamat pada cebong, teruskanlah saja percebonganmu itu,” kata Amien.

Dalam pembukaan kongres nasional alumni 212 tersebut, Amien juga berpesan agar perjuangan Alumni 212 dalam memerangi kezaliman tidak boleh terhenti. Ia mengambil contoh dari perjuangan para Nabi seperti Nabi Musa melawan Firaun, Nabi Isa melawan Romawi, serta perjuangan Nabi Nuh dan Nabi Muhammad melawan orang kafir. Amien berharap agar para alumni 212 dan umat Islam meneruskan perjuangan seperti para Nabi.

Kongres Alumni 212 di Wisma PHI Cempaka Putih merupakan rangkaian acara reuni 212. Awalnya, Kongres akan diselenggarakan di asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Namun pengelola asrama haji membatalkan secara sepihak sehingga kemudian dipindahkan ke Cempaka Putih. Menurut Wakil Ketua Panitia Reuni Alumni 212, Slamet Ma’arif, ada tiga agenda besar yang akan dibahas dalam kongres nasional yang akan digelar pada 30 November dan 1 Desember. Salah satu agenda utamanya adalah memperkuat simpul – simpul alumni 212 di daerah.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!