BAGIAN VITAL BAYI BERUSIA TUJUH HARI INI MENGELUARKAN DARAH

Be Sociable, Share!

BAGIAN VITAL BAYI BERUSIA TUJUH HARI INI MENGELUARKAN DARAH

BAGIAN VITAL BAYI BERUSIA TUJUH HARI INI MENGELUARKAN DARAH : Baru-baru ini ada seorang wanita yang sudah berusia 30 tahun melahirkan seorang bayi. Mereka sangat senang dan bersyukur. Namun saat bayi nya berusia tujuh hari tiba-tiba terjadi keanehan. Ketika sedang mengganti popok anaknya mereka pun kaget melihat ada warna merah di popoknya.

Ibu ini pun langsung menelepon suaminya dan membawa anaknya ke rumah sakit. Namun setelah dokter memeriksanya ia malah tersenyum. Dokter menjelaskan bahwa itu adalah “pseudomenstruasi” yang normal terjadi pada bayi perempuan yang baru lahir. Jika jumlah darah terlalu banyak maka perlu dilakukan pemeriksaan dan jika sedikit saja maka hal itu adalah normal.

Pseudomenstruasi pada bayi perempuan yang baru lahir ini terjadi pada minggu pertama sampai hari kesepuluh setelah kelahiran. Kurang lebih pseudomentruasi ini berlangsung 2-3 hari dan akan berhenti sendiri. Namun jika hal ini terus berlangsung lebih dari 2 bulan maka butuh adanya pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu juga butuh memperhatikan beberapa hal ini.

Masalah Endokrin : Kemungkinan besar terjadi pada anak perempuan (lebih dari 1 tahun). Untuk bayi perempuan masalah ini lebih jarang terjadi. Masalah Ovarium : Jika pseudomenstruasi terus berlangsung maka perlu mencari tahu apakah ada masalah pada ovarium atau tidak.

Kanker adrenal : Tumor ganas yang dapat berkembang pada kelenjar adrenal. Penyakit ini juga berhubungan dengan pseudomenstruasi sehingga harus dilakukan pemeriksaan secara berkala. Termasuk pemeriksaan ultrasionik.

Orangtua harus mengerti jika seorang gadis berusia di bawah 8 tahun pada bagian vitalnya mengeluarkan darah. Maka perlu diketahui apakah itu pubertas dini atau tidak dan sebaiknya melakukan tes darah.

Selain itu bayi yang baru lahir juga dapat mengalami “Ikterus Flsiologis” atau joundice yaitu perubahan warna kuning pada kulit dan sklera yang terjadi akibat peningkatan kadar bilirubin di dalam darah. Bilirubin adalah zat hasil pemecahan hemoglobin (protein sel darah merah yang memungkinkan darah mengangkut oksigen) dan bisa bersifat racun.

 

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!