Bantuan Untuk Muslim Rohingya dikirim

Be Sociable, Share!

Bantuan Untuk Muslim Rohingya dikirim hari ini disahkan oleh presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian penuh kepada pengungsi Rohingya yang berada di negara bagian Rakhine, Myanmar dan Perbatasan Bangladesh. Jokowi hari ini mengirim bantuan ke pengungsi Rohingya menggunakan empat pesawat Hercules.

Menurut Jokowi, bantuan tersebut bisa dikirim setelah pemerintah melalui Menteri Luar Negeri. Retno Marsudi secara intensif berkomunikasi dengan Pemerintah Myanmar dan Bangladesh. Dia mengatakan bahwa dia senang dan berterima kasih kepada Myanmar. dan Bangladesh karena telah membuka akses  Indonesia untuk mengirim bantuan tersebut.

Presiden menyampaikan pernyataan resmi didampingi oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Menteri Sekretariat Negara Pratikno dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir.

Sebelumnya, pemerintah telah memberikan bantua,n berupa pembangunan fasilitas sekolah. Dua sekolah yang diresmikan pada bulan Januari 2017 yang berada di Desa La Ma Chae dan Desa Thet Desa Pyia Ywar Ma. Sekolah tersebut dibangun dari sumbangan kemanusiaan rakyat Indonesia. Yang dikoordinasikan oleh Pos Keadilan Peduli Ummah (PKPU), anggota Aliansi Lembaga Kemanusiaan Indonesia (ALKI) yang secara aktif memberikan bantuan kemanusiaan di Myanmar. “Untuk penanganan kemanusiaan akibat konflik. Pemerintah telah mengirimkan bantuan pangan dan medis pada bulan. Januari dan Februari sebanyak 10 kontainer,” kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

“Kami berharap bantuan pada akhirnya mencapai lokasi yang diinginkan sekitar 170 Km dari bandara. Dari Bandara  tersebut kemudian akan diangkut dengan truk ke lokasi pengungsi di perbatasan Bangladesh dan Myanmar,” kata Jokowi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 13/9/2017).

Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi bantuan 

Selain Myanmar dan Bangladesh, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kedua ormas. Pemerintah daerah dan pengusaha yang bersama-sama memiliki kesadaran untuk mengirim bantuaan tersebut.

“Dan dengan mengatakan Bismillahirrahmanirrahim bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke perbatasan Bangladesh dan Myanmar saya nyatakan untuk dikirim terima kasih,” katanya.

Seperti yang kita ketahui dalam dua pekan terakhir puluhan ribu muslim rohingya mengungsi ke negara Bangladesh. Pemerintah Myanmar sering berpendapat bahwa Rohingya adalah imigran ilegal dari Bangladesh dan menolak hak kewarganegaraan mereka. Walaupun banyak etnis Rohingya mengatakan bahwa mereka telah menetap di Myanmar selama beberapa generasi. Mereka tinggal di salah satu negara termiskin di Myanmar, dan gerakan dan akses kerja mereka sangat terbatas.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!