BNI Pastikan ATM Sudah Berfungsi Normal

Be Sociable, Share!
BNI Pastikan ATM Sudah Berfungsi Normal

BNI Pastikan ATM Sudah Berfungsi Normal. Gangguan satelit Telkom-1 yang terjadi pada akhir Agustus lalu telah berdampak pada terganggunya operasi sejumlah jaringan Anjungan Tunai Mandiri yang di miliki oleh beberapa perbankan Indonesia.

Upaya perbaikan pun telah dilakukan oleh pihak PT Telkomunikasi Indonesia maupun pihak perbankan secara secara bertahap,

Diketahui sejumlah perbankan BUMN melangamin dampak gangguan satelit telkom 1, Salah satunya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Sekretaris Perusahaan Bank BNI Ryan Kiryanto, Menyebutkan bahwa terdapat sekitar 1.151 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang terkena damnpak dari gangguan Satelit Telkom 1. jumlah hanya mendapai 6,56% dari 17.557 ATM BNI yang beroperasi di Indonesia.

Bukan hanya itu, Gangguan jua di alamin oleh sejumlah Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan juga pada kantor Kas BNI. Tercatat dari jumlah gangguan terjadi di 51 Outlet atau mencapai 2.78% dari 1837 Oultet BNI di Indonesia.

Telkom sendiri menargetkan pemulahan pada site pelanggan yang terdapak gangguan satelit 1 akan dpaat selesai dilakukan pada hari ini 10 September 2017.  Artinya selutuh Jaringan ATM dan Kantor Kas yang terkena dampak gangguan Satelit Telkom 1 telah begungsi dengan normal.

“Menurut Ryan, saat ini seluruh ATM dan outlet yang terdampak gangguan satelit Telkom-1 telah berfungsi secara normal. BNI mencatat, 1.151 ATM telah berfungsi secara normal sejak Kamis, 7 September 2017 lalu” ucapya

Ryan menambahkan, BNI selama ini memang telah melakukan langkah-langkah untuk memulihkan jaringan.. Beberapa di antaranya adalah membentuk Crisis Center guna memudahkan koordinasi dengan pihak Telkom, provider jaringan komunikasi, dan business user.

BNI juga telah melakukan pemantauan proses recovery secara rutin dan bekerja bersama di lapangan bersama Telkom dan Provider Jarkom. Proses recovery ini dilakukan berdasarkan prioritas lokasi outlet dan ATM

Diketahui Satelit Telkom 1 telah melewati masa usia pakai selama 15 tahun. Lamanya masa pakai bergantung kepada ketersediaan bahan bakar yang di pakai. Mengontrol satelit untuk menjaga satelit pada posisi orbitnya.

Sejumlah berita pun menyampaikan bawah Satelit Telkomp 1 hancur berkeping. Namun PT Telkom membantah dan pihaknya masih menerima sinyal komunikasi dari satelit tersebut. Perusahaan dirgantara Lockheed Martin yang membuat satelit juga membatah isu hancurnya tersebut.

detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!