BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Untuk Korban Kebakaran Pabrik Petasan

Korban Kebakaran Pabrik Petasan Yang Terdaftar Dalam Peserta BPJS Ketenagakerjaan Menerima Santunan

Kebakaran Pabrik Kembang api yaitu PT. Panca Buana, yang terjadi pada tanggal 26 oktober 2017. Tepatnya kamis lalu, sampai hari ini telah memakan 50 korban. ” Kami Turut berduka cita atas kejadian ini, semoga keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan tabah”. Ucap direktur utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.

Pihaknya terus mengumpulkan informasi yang dibutuhkan guna memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Kepada para pekerja yang menjadi korban bencana ini dan terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ujar Agus.

Sampai sekarang dari hasil pemeriksaan tim BPJSKetenagakerjan, ada sebanyak 27 orang pekerja PT Panca Buana yang terdaftar menjadi peserta dalam BPJSKetenagakerjaan. Sebanyak 3 diantara 27 peserta ini Meninggal dunia. Ketiga orang ini bernama Naya Sunarya, Slamet Rahmat, dan Iyus Hermawan.

Asep Mulyana, Korban luka bakar dalam kejadian ini. Sekarang dirawat di Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) Ciputra Hospital Cengkareng. Dia dirawat dan didampangi oleh pihak BPJS sampai korban ini sembuh total dan bisa melakukan aktivitas kembali. Sebesar 48x dari upah korban yang terlapor di BPJS Akan diberikan oleh pihak BPJSKetenagakerjaan kepada ahli waris dari para korban yang meninggal.

BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung semua biaya rumah sakit terhadap korban yang mengalami luka dan yang saat ini sedang dirawat. Namun dalam arti korban ini terdaftar dalam BPJSKetenagakerjaan. Dan korban akan diberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja(STMB) sebesar 100% upah mereka selama 6 bulan pertama. Sebagai pengganti dari hilangnya penghasilan mereka selama tidak mampu bekerja.

Agus memastikan, selama pekerja yang menjadi korban di pabrik ini terdaftar di BPJS. Mereka akan mendapatkan semua hak mereka dan kami  akan mengusahakan  memproses secepatnya.

Banyak pekerja tidak terdaftar dalam bpjs ketenagakerjaan

” Berdasarkan pengamatan pihak kami, PT Panca Buana menggunakan banyak tenaga kerja harian lepas (BHL) musiman, sehingga banyak pekerja di pabrik ini yang tidak terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja BHL ini bersifat musiman mengingat akan bergantinya tahun, maka mereka mengejar target produksi karena penjualan petasan akan melonjak naik saat pergantian tahun. Ucap Endro Sucahyono, selaku Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan daerah DKI Jakarta.

Agus Juga mengingatkan kembali untuk semua pekerja memastikan dirinya sudah terdaftar dan terlindung oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

” Musibah ini membuka mata kita, masih banyak pekerja yang belum mendapatkan haknya untuk dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Semoga kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi di masa mendatang” Agus melanjutkan

error: Content is protected !!