China akan Memperluas Kapabilitas Militernya dengan Bangun Pangkalan Militer di Pakistan

Be Sociable, Share!

China akan Memperluas Kapabilitas Militernya dengan Bangun Pangkalan Militer di Pakistan

China akan memperluas kapabilitas militernya dengan bangun pangkalan militer di Pakistan. Pembangunan pangkalan militer baru tersebut ditujukan untuk mempertahankan kepentingan luar negeri China.

Kabar tersebut datang dari “Annual Report to Congress, Military and Security Developments Involving the People’s Republic of China 2017”. Laporan tahunan tersebut merupakan hasil kajian dan laporan Pentagon terhadap isu pertahanan dan keamanan Negeri Tirai Bambu yang akan diserahkan kepada Kongres.

Menurut laporan itu, Negeri Tirai Bambu menghabiskan anggaran untuk militer sekitar US$ 180 miliar pada 2016. Atau US$ 40 miliar lebih banyak ketimbang nilai anggaran resmi yang diisukan oleh Beijing. Pentagon percaya bahwa angka resmi tersebut tidak dapat dijadikan patokan akurat, mengingat transparansi penghitungan anggaran yang buruk dari Pemerintah China.
Selain membahas soal anggaran militer China. Laporan tersebut juga memprediksi adanya kemungkinan pendirian pangkalan militer baru China di luar negeri, salah satunya seperti Pakistan.

“Besar kemungkinan bahwa China akan mendirikan pangkalan militer baru di sejumlah negara yang memiliki relasi kuat dan kepentingan yang sama dengannya, seperti Pakistan.”

“Besar kemungkinan bahwa China akan mendirikan pangkalan militer baru di sejumlah negara yang memiliki relasi kuat dan kepentingan yang sama dengannya, seperti Pakistan,” tulis Laporan Tahunan Kemhan AS. Rabu 7 Juni 2017.

Laporan tersebut juga menjelaskan rencana perluasan pengaruh militer China, khususnya angkatan lautnya, di perairan jauh. Seperti Samudera Hindia, Laut Mediterania, dan Samudera Atlantik.

Di sisi lain. Pentagon dalam laporannya tidak menyebut tentang isu reklamasi daratan di Laut China Selatan yang dilakukan oleh Tiongkok pada beberapa waktu lalu. Padahal, menurut The Guardian dan sejumlah media lain. Beijing dilaporkan membuat reklamasi pulau seluas 1.300 hektare di tujuh daratan karang di Laut China Selatan.

Tiga daratan reklamasi di Laut China Selatan itu diprediksi akan difungsikan sebagai. Lapangan udara yang mampu menampung tiga resimen jet tempur, 24 hanggar, barak, serta gedung administrasi dan komunikasi militer.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!