Ditemukanya Uang Rp 21 Miliar Milik Militan di Marawi Oleh Tentara Filipina

Be Sociable, Share!

Ditemukanya  Uang Rp 21 Miliar Milik Militan di Marawi Oleh Tentara Filipina

Ditemukanya uang 21 miliar milik militan di Marawi oleh Angkatan Bersenjata Filipina (AFP). Serta sebundel cek di sebuah kompleks bangunan yang ditinggalkan oleh militan pemberontak Maute di Kota Marawi .

Militer Filipina juga dilaporkan telah berhasil merebut sejumlah lokasi yang dihuni oleh penembak jitu pemberontak Maute. Lokasi tersebut merupakan beberapa wilayah yang sulit direbut oleh AFP pada beberapa waktu terakhir. “Penemuan uang jutaan dolar itu mengindikasikan bahwa militan Maute telah melarikan diri karena pasukan pemerintah telah menekan dan menghancurkan kelompok tersebut,” kata Perwira Operasi Marinir AFP, Rowan Rimas dalam sebuah konferensi pers di Marawi.

Kemungkinan lain adalah bahwa uang tersebut berasal dari sebuah bank lokal–bernama Landbank–yang sempat diserang dan dirampok oleh kelompok militan bersenjata. Pertempuran Marawi telah menimbulkan kekhawatiran bagi sejumlah negara di Asia Tenggara–salah satunya Indonesia–bahwa kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Akan membentuk sebuah gerakan perlawanan–serupa di Suriah dan Irak–di Mindanao, Filipina. Tak hanya itu, sekitar 40 militan dari ratusan pemberontak Maute berasal dari Indonesia, Malaysia, India, Arab Saudi, Maroko, dan Chechnya.

Militer juga menilai bahwa para militan tampak tengah bersiap untuk melakukan pertempuran jangka panjang. Sejumlah prajurit AFP sempat menemukan tumpukan senjata dan makanan di beberapa titik pertempuran yang kini telah ditinggalkan oleh para militan pemberontak Maute.

Selain itu, proses evakuasi warga Marawi sempat tersendat. Namun perlahan, otoritas Filipina telah berhasil mengevakuasi sedikit demi sedikit warga sipil untuk keluar dari Marawi. Otoritas mengatakan bahwa 1.469 warga sipil telah diselamatkan.

“Dalam beberapa hari, kita akan bisa mendapatkan semuanya, kita akan bisa membersihkan seluruh Kota Marawi,” kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Eduaro Ano dalam sebuah wawancara radio.

Menurut Jenderal Ano, kini hanya tersisa sekitar 100 militan Maute yang bertahan di Marawi. Militer Filipina juga tengah mengonfirmasi hasil operasi serangan udara yang dikabarkan berhasil menewaskan salah satu pemimpin militan Maute, yakni Omar Maute.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!