Djarot: Kami Menggusur Koruptor Bukan Warga Jakarta

Djarot: Kami Menggusur Koruptor Bukan Warga Jakarta

Calon Wakil Gubernur DKI jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat membantah telah melakukan penggusuran terhadap warganya. Menurutnya yang dilakaukan selama ini adalah relokasi.

Ahok dan Djarot selama ini dianggap menggusur tempat tinggal mereka, tapi sebenarnya yang Ahok dan Djarot lakukan itu relokasi. Seperti yang di kolong jembatan dipindahkan ke rumah susun.

Djarot juga menyebut seringkali mereka dianggap anti orang miskin. Padahal nyatanya mereka memberikan subsidi kepada orang yang tidak mampu melalui KJS atau BLT.

Djarot membenarkan dirinya melakukan penggusuran, tetapi bukan kepada warga yang kurang mampu, melainkan kepada orang-orang yang terlibat kasus korupsi.

“Kami memang menggusur. Tapi kami gusur orang korup, bukan warga Jakarta,” jelas Djarot.

Djarot menegaskan semua program yang diusung dirinya dan Ahok pasti menyasar kepada kelompok menengah kebawah. Soal beberapa kali dirinya ditolak kampanye, Djarot menyebut itu dilakukan oleh pihak tertentu, bukan oleh warga.

“Ketika saya turun itu saya melihat antusias warga. Mereka menerima. Kami bukan ditolak, tapi diadang oleh orang tertentu. Sudah banyak saksinya,” tuntas Djarot.

Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berjanji bakal membuat ibu kota lebih besar lagi. Dia meminta warga beri waktu dua tahun untuk mewujudkan janji itu bersama Basuki T Purnama alias Ahok.

Menurut Djarot, masih kurang sedikit saja. Ia meminta rakyat memberi ia 2 Tahun saja untuk menunjukkan bagaimana Jakarta nanti. Ia akan menjadikan Jakarta ibu kota yang lebih besar dan kaya yang dihuni manusia cerdas penuh perjuangan.

Dengan memberikan waktu dua tahun, Djarot berjanji akan memberikan perubahan besar di Jakarta. Selain itu untuk mewujudkan idealisme, sehingga tidak hanya ucapan melainkan jadi kenyataan.

Sementara, Ketika disinggung mengenai angka elektabilitas kian menurun berdasarkan beberapa lembaga survei, Djarot tak mau ambil pusing. Angka itu justru dijadikan Djarot sebagai acuan semangat menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga Icon Revolusi Kuba, Fidel Castro, Meninggal Dunia

error: Content is protected !!