Djarot tidak diundang di Pelantikan Anies-Sandi, sehingga dia memilih Liburan

Pak Djarot liburan ke NTT bersama keluarga, Dia tidak diundang di Pelantikan Anies-Sandi

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sedang bersama keluarganya berlibur di Labuan Bajo. Ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Dia tidak mengikuti peresmian gubernur dan wakil gubernur yang baru. Dikarenakan ingin menghabiskan liburan bersama istri dan anak-anaknya. Setelah melepaskan semua tugas sebagai orang nomor satu di ibu kota negara tersebut. Bersama dengan istri dan dua anaknya,  tiba di bandara Komodo, Senin (16/10), pukul 14.30 WITA. Setelah melakukan perjalanan dari Jakarta dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Ungkapan bahagia itu terlihat dari wajah Djarot saat disapa dewan DPC PDIP dengan cara memakaikan kain khas NTT. Dan disuguhi tarian tradisional setempat. Selain ingin berlibur bersama keluarga, ia tidak diundang keacara peresmian Anies Baswedan-Sandiago Uno diIstana Negara.

“Saya sudah selesai bertugas sejak hari Minggu. Tidak ada kewajiban dari saya dalam konstitusi untuk hadir dalam pelantikan, apalagi jika tidak ada undangan, tidak elok kan jika saya Hadir. Sebenarnya proses ini berjalan lancar karena ditangani oleh Sekretaris sebagai Plh, “katanya.

Dia bersama keluarganya memilih berlibur ke Labuan Bajo karena ingin melihat secara langsung binatang purba raksasa yang disebut komodo. Jadi tidak bisa ikut pelantikan dan serah terima jabatan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Djarot bersama keluarga telah lama ingin liburan melihat komodo

“Sebenarnya saya sudah lama ingin melihat Komodo. Saya kemari bersama keluarga dengan anak dan istri  saya.” Rencananya jelas saya ingin melihat Komodo, “kata Djarot.

Selain Pulau Komodo, Dia bersama keluarganya belum mengkonfirmasi atraksi lain yang akan mereka kunjungi. Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan. Ketidakhadiran Djarot tidak mengurangi legitimasi karena bisa diwakili langsung dengan penunjukan Sekretaris DKI Saefullah.

“Jadi, karena bisa diwakili, Pak Sekda kebetulan menyerahkan dokumen dalam penyerahan posisi ini.” Kata Sumarsono di Balaikota, Senin (16/10).

“Baru saya tau sore ini dari Istana kok dia tidak hadir, jadi saya kaget, semoga ketidakhadirannya karena sesuatu yang penting,” katanya.

Gubernur Anies Baswedan mengaku tidak masalah Djarot tidak hadir saat pelantikannya. Dia tidak ingin mengatakan banyak tentang hal itu.

“Saya pikir kita bisa menilai dengan jatuh tempo, kita ingin proses demokrasi berjalan dengan baik.” Kata Anies di kediamannya, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (16/10).

Anies berterima kasih pada Djarot yang memimpin ibu kota sebelum dia. Dia juga mendoakan Djarot.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PakDjarot karena telah mengabdi di Jakarta. Semoga pengabdiannya dicatat sebagai perbuatan baik dan berpengaruh terhadap kemajuan Jakarta,” kata Anies.

error: Content is protected !!