Donald Trump Tolak Dukungan Mengenai Kesepakatan Perjanjian Nuklir Iran

Be Sociable, Share!
Donald Trump Tolak Dukungan Mengenai Kesepakatan Perjanjian Nuklir Iran

Donald Trump Tolak Dukungan Mengenai Kesepakatan Perjanjian Nuklir Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan bahwa. Dirinya menolak untuk mendukung sertifikasi mengenai tinjauan berkala kesepakatan nuklir Iran pada hari Jumat 13 Oktober.

Dirinya juga mengancam akan membuat Amerika Serikat meninggalkan kesepakatan yang telah di buat itu.

Kesepakatan Nulir Iran atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) merupakan kesepakatan antara Iran dengan Perserikatan Bangsa Bangsa masuk dalam Dewan Keamanan PBB (China, Prancis, Rusia, Inggris, AS), Jerman, dan Uni Eropa.

Dalam perjanjian tersebut Iran sepakat terhadap sejumlah hal, salah satunya adalah pengurangan stok uranium mencapai 98 persen yang akan di pantau oleh Badan PBB dan Kepatuhan Iran akan ditukar dengan pencabutan sanksi dari negara-negara yang menandatangani kesepakatan.

Kesepakatan tersebut memiliki mekanisme pengawasan rutin dari pihak PBB yakni per-90 hari, para negara anggota akan memberikan sertifikasi kepatuhan kepada Iran setelah melakukan peninjauan. Terakhir kalinya Iran mendapatkan sertifikasi kepatuhan pada Juli 2017 lalu

Untuk Saat ini Hampir hari menjelang sertifikasi kepatuhan berikutnya keluar, Presiden Amerika Serikat Donal Trump menolak untuk memberikan dukungannya terhadap sertifikasi yang sudah berjalan akhir tahun 2015

Menurut Trump, Iran tidak memberikan kontribusi positif terhadap perdamaian dan keamanan regional serta internasional dan malah menimbulkan kekacauan. Trump juga mengancam akan membuat AS meninggalkan pakta JCPOA. Ancaman itu dapat menjadi kenyataan iran memicu tiga hal.

Pertama, Iran kembali mengaktifkan misil balistik lintas benuanya. Kedua, Negeri Para Mullah menolak melakukan negosiasi untuk memperpanjang perjanjian yang membatasi aktivitas nuklir mereka. Untuk  yang ketiga Tehran terbukti kembali membuat bom.

“Kami tidak akan terus menyusuri jalan yang justru akan lebih banyak menimbulkan kekacauan dan ancaman nyata terhadap isu nuklir Iran. Jika kami tidak dapat menemukan solusi dengan Kongres AS dan sekutu kami.  Maka perjanjian itu akan dibatalkan,” jelas Trump.

Mengangapi pernyataan tersebut Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa. Negaranya tidak akan memasuki negosiasi atau pun merubah bentuk persyaratan dalam bentuk apapun terkait JCPOA.

Hassan Rouhani pu mengecam sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menolak Kesepakatan Nuklir Iran yang sudah terjalin. Kecaman itu disampaikan beberapa saat usai Trump mengumumkan sikapnya pada hari yang sama.

detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!