Karena Edit Wajah Jokowi, Pria Ini Ditangkap Polisi

Be Sociable, Share!

Karena Edit Wajah Jokowi, Pria Ini Ditangkap Polisi

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Ropi Yatsman (36), pemilik akunFacebook yang mengunggah foto hasil editan yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo.

Ropi ditangkap pada Senin (27/2/2017), di Jalan Raya Padang, Bukittinggi, Sumatera Barat.

“Berdasarkan surat perintah penangkapan Nomor SP.Kap/04/II/2017/Dittipisiber telah dilakukan penangkapan terhadap RY,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Pol Rikwanto saat dikonfirmasi, Jumat (3/3/2017).

Ropi diketahui kerap memposting konten bernada kebencian kepada pemerintah di akun FB dengan nama Agus Hermawan dan Yasmen Ropi. Selain itu Ropi juga mengelola grup FB dengan nama ‘Keranda Jokowi-Ahok’.

Salah satu foto yang diedit tersangka yakni foto wajah Jokowi, Ahok dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan kemudian diberi tulisan ‘3 Manusia Siluman Perusak Bangsa’.

“Tersangka diduga melakukan perbuatannya sejak tanggal 3 Februari lalu,” tambahnya.

Tersangka mengaku melakukan perbuatan tersebut karena tidak suka terhadap pemerintah saat ini. “Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani penyidikan lebih lanjut,” imbuh Rikwanto.

“Pelaku dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok tertentu berdasarkan SARA. Dan atau dengan sengaja menunjukkan atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis,” sambung Rikwanto.

Dalam penangkapan tersangka di sebuah ruko yang merupakan perusahaan ekspedisi tempat dia bekerja yang lokasinya di Jalan Raya Padang, Bukit Tinggi, Sumbar, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti dari penangkapan dan hasil penggeledahan yang di pimpin oleh AKBP Ariawibawa A.

“Barang bukti yang disita diantaranya satu buah HP BlackBerry 8520 beserta simcard, satu buah HP Asus beserta simcard, satu buah CPU Simbadda, satu buah akun Fb atas nama Yasmen Ropi, satu buah akun Fb Agus Hermawan dan satu buah akun Gmail,” pungkas Rikwanto.

Tersangka kini dijerat dengan UU No. 19 Thn 2016 tentang perubahan UU ITE No 11 Thn 2008 dan/atau dengan Pasal 16 juncto Pasal 4 b 1 UU No 40 thn 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras & Etnis dan/atau Pasal 207 KUHP dan/atau Pasal 208 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Baca juga berita terkini lainnya di Detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!