Gubernur Papua Minta Warganya Tidak Demo 2 Desember

Be Sociable, Share!

Gubernur Papua Minta Warganya Tidak Ikut Demo 2 Desember

Tanah Papua terdiri dari beragam suku dan agama. Meski begitu, Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan bahwa toleransi di tanah Papua begitu tinggi.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengimbau agar Bangsa Indonesia mencontoh kerukunan hidup dan toleransi beragama di Bumi Cendrawasih. Adat dan budaya Papua yang merupakan pemersatu segala suku yang berdiam di tanah Papua. Menjadi salah satu alasan keberagaman dan toleransi beragama dapat berkembang baik di Papua.

Lukas mengatakan bahwa toleransi di tanah papua sangat tinggi. Tolong menolong dan saling membantu antar sesama umat beragama menjadi pemandangan biasa di tanah papua.

Maka itu, ia meminta agar masyarakat Papua tidak mengikuti aksi unjuk rasa yang akan digelar sejumlah massa pada 2 Desember 2016 mendatang.

Pemerintah Papua akan menggelar Nusantara Bersatu

Dalam rangka menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, Pemerintah Papua akan menggelar Nusantara Bersatu di Halaman Kantor Gubernur Papua dan di Perbatasan RI-PNG, Rabu (30/11). Kegiatan tersebut akan diikuti seluruh elemen masyarakat dan agama yang ada di tanah Papua.

“Masyarakat Papua bersepakat untuk menjaga tanah ini tetap damai dan menjunjung tinggi nilai Kebhinekaan,” jelasnya.

Sementara itu, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian menyebut selain apel Nusantara Bersatu, pihaknya juga menggelar doa bersama di Wutung yang berlokasi di perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini.

“Ini juga salah satu bagian aksi dari Nusantara Bersatu,” kata Hinsa.

Menurut Hinsa, Nusantara Bersatu memiliki satu tujuan, yakni untuk menyegarkan kembali masyarakat Indonesia, khususnya Papua, untuk menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila, sebagai negara yang plural.

“Kami akan melibatkan tokoh agama dan masyarakat yang nantinya mereka akan bersepakat untuk tetap menjaga tanah ini menjadi tanah damai. Secara khusus, gejolak yang terjadi di Jakarta, tak terpengaruh di Papua,” kata Hinsa.

Menurut Pangdam, Nusantara Bersatu juga memiliki satu tujuan yakni untuk menyegarkan kembali masyarakat Indonesia, khususnya Papua. Serta untuk menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila, sebagai negara yang plural.

 

Untuk membaca berita terkini terupdate silahkan klik detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!