Harga Beras di Sidoarjo Masih Tinggi, Walau Beras Bulog Sudah Dijual

Be Sociable, Share!

Harga Beras di Sidoarjo Masih Tinggi, Walau Beras Bulog Sudah Dijual

Bulog Divre Jatim mulai hari selasa(9/1) telah beroperasi dipasaran dengan HET yaitu Rp 9.350,-. Sayangnya harga beras di pasar di Sidoarjo masih tinggi.

Hargaberas di Pasar Larangan dan Pasar Baru Porong sejak awal Januari mulai naik. Untuk beras dengan kualitas rendah dengan hargaRp. 10.500,-/Kg kualitas Sedang Rp. 11.500/Kg dan yang kualitas super seharga Rp. 12.500,-.

“Mulai bulan januari tahun ini, harga beras dipasaran mulai mengalami kenaikan.”Ucap Tutik(54) Salah seorang pedang beras di Pasar Baru Porong, Jum’at (12/1).

Tutik menambahkan, untuk penjualan beras. Dia tidak menjualnya secara kiloan. Pelanggannya kebanyakkan membeli beras sedikitnya 5kg sampai 25kg yang sudah tersedia dalam kemasan karung.

” Untuk beras kualitas rendahharga persaknya 260rb, yang kualitas sedang persaknya 275rb, dan untuk yang kualitas super hargapersaknya 295rb. Masing-masing saknya dengan berat 25kg.” Jelas Tutik.

Hal yang serupa juga disampaikan pedagang beras lainnya yaitu Willis (42). Yang mengatakan bahwa hargaberas di semua kualitas mengalami kenaikan. Kualitas paling rendah awalnya denganharga Rp. 9.500,- sekarang naik jadi Rp. 10.500,-, kualitas sedang dariharga Rp. 10.500,- menjadi Rp. 11.500,-, kualitas super dariharga Rp. 11.500,- menjadi Rp. 12,500,-.

Rata-rata kenaikan hargaberas ini sebesar Rp. 1.000,-/Kgnya

“Rata-rata kenaikan hargaberas ini sebesar Rp. 1.000,-/Kgnya. Namun kebanyakkan pelanggan kami ini merupakan penjual nasi. Jadi beras yang paling laku yaitu beras dengan kualitas rendah.” Ucap Willis.

Sementara pedagang lain Yusnawati(29) pedagang beras di Pasar Larangan mengatakan beras yang paling laku yaitu beras dengan kualitas sedang dan rendah. Untuk beras kualitas super masih jarang dibeli, menggingat harganya yang lebih mahal.

“Beras yang paling laris dengan kualitas sedang dan rendah. Untuk yang kualitas Super tidak dijual, karena jarang dicari. Apalagi saat ini semua jenis beras harganya naik.” Ucap Yuswati

Yuswati menambahkan, sebelum hargaberas ini naik, banyak pembeli membeli beras dalam jumlah yang banyak. Namun saat ini banyak pedagang makanan yang membeli beras secara kiloan.

” Karena hargaberas saat ini naik, banyak pembeli yang membeli secara eceran.” Ucapnya.

Salah seorang pedagang nasi bernama Chabibah (54) yang berjualan di Jalan Raya Porong Lama mengatakan dengan naiknya harga beras saat ini. Sangatlah merugikan dirinya. Walaupun harga beras naik, dia tidak berani menaikkan harga jualannya. Sekarang ini dijualnya dengan harga yang sama dengan keuntungan yang sangat kecil atau bahkan tidak mendapat untung.

“Saty porsi makanannya kami jual Rp 12rb, dengan harga beras yang naik, kamid apat untungnya melalui minuman saja, harapan kami harag beras ini bisa segera turun.” Ucap Chabibah.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!