Icon Revolusi Kuba, Fidel Castro, Meninggal Dunia

Icon revolusi Kuba, Fidel Castro, telah meninggal dunia hari ini (Sabtu, 26 November 2016) pada usia 90 Tahun. Castro memimpin Kuba selama kurang lebih lima dekade. Fidel Castro merupakan salah satu pemimpin dunia paling kontroversial. Ia telah berkali-kali lolos dari percobaan pembunuhan. Namun Castro akhirnya takluk oleh sakit berkepanjangan yang dideritanya.

Di masa Perang Dingin, Ia pernah membuat dunia nyaris mengalami perang nuklir. Perang nuklir tersebut nyaris terjadi tepatnya pada tahun 1962 setelah Uni Soviet menempatkan hulu ledak nuklir di Kuba dan diarahkan ke Amerika Serikat. Ancaman keamanan dunia tersebut akhirnya dapat diselesaikan lewat perundingan alot antara Presiden AS saat itu, John F. Kennedy dengan pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev.

Pada tahun 1962, Castro menggelar pertemuan rahasia dengan pemimpin Rusia Nikita Khrushchev untuk melindungi pemerintahannya dan rakyat Kuba dari agresi AS, yang merupakan rivalnya. Di Bulan Oktober 1962, pesawat-pesawat pengintai AS melakukan pengintaian di wilayah Kuba dan mengetahui keberadaan rudal-rudal nuklir berjarak menengah milik Uni Soviet yang dapat menjangkau Amerika Utara. Secara geografis, Kuba berlokasi hanya sekitar 90 mil dari negara bagian Florida, AS.

Pemerintah Uni Soviet saat itu mengkhawatirkan pengerahan rudal balistik AS yang berlokasi di Italia dan Turki. Soviet pun membuka pangkalan militer di Kuba sebagai counter measure atas izin Fidel. Pemerintah AS kemudian mengetahui soal keberadaan rudal-rudal Soviet tersebut. Presiden Kennedy pun memerintahkan pasukan militer AS untuk siaga dan juga mengeluarkan perintah untuk melakukan pemblokiran laut atas Kuba. Kedua negara terlibat ketegangan selama 13 hari, yang membuat dunia saat itu menahas napas.

Namun akhirnya, setelah melalui perundingan, Soviet setuju untuk menarik rudal-rudalnya dan menutup pangkalan militernya di Kuba. Hal ini dilakukan Soviet setelah AS menjamin untuk memindahkan rudal-rudalnya dari Turki dan tidak akan menginvasi Kuba.

Krisis rudal menegangkan yang berlangsung selama 13 hari pada 16-28 Oktober 1962 tersebut berakhir damai. Namun sejak itu, Kuba dan AS tetap menjadi musuh hingga tahun 2014, saat Presiden AS Barack Obama mengusulkan pemulihan hubungan antara kedua negara tetangga itu.

Satu tanggapan untuk “Icon Revolusi Kuba, Fidel Castro, Meninggal Dunia

Komentar ditutup.

error: Content is protected !!