Instruksi Anies Baswedan Tanggapi Hujan Deras Di Jakarta

Be Sociable, Share!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan instruksi menyusul hujan angin ekstrem yang terjadi di Jakarta belakangan ini. Anies juga mengeluarkan moto khusus dalam surat instruksinya kepada jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Melanjutkan arahan terkait Operasi Siaga lbu Kota dengan moto Siap, Tanggap, dan Galang…” demikian tertulis dalam surat instruksi Gubernur Anies Baswedan yang dikeluarkan hari ini, Senin (11/12/2017) kemarin.

Surat tersebut ditujukan kepada Sekda DKI, jajaran wali kota dan bupati, serta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Inti dari surat tersebut adalah meminta jajarannya agar sigap dan responsif dalam menghadapi bencana.

Anies juga menginstruksikan sejumlah hal kepada jajarannya. Pertama adalah melakukan pemantauan selama 24 jam di wilayah masing-masing atas kondisi hujan dan potensi kejadian bencana. Selain itu, ia juga meminta jajaran SKPD segera melakukan tindakan yang diperlukan secara tanggap dan responsif dalam mengatasi cuaca ekstrem yang sedang terjadi di Jakarta. Anies juga memerintahkan SKPD melaporkan peristiwa yang terjadi pada kesempatan pertama.

Bukan hanya mengeluarkan surat instruksi semata. Anies juga melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah yang terdampak banjir akibat dari curah hujan ekstrem di Jakarta. Pada petang hari, Anies Baswedan pergi meninjau pompa air di kawasan Dukuh Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang sempat tergenang banjir. Ia segera memerintahkan panel listrik pompa air terowongan (underpass) yang mati karena tergenang air untuk langsung diperbaiki.

Dari underpass Dukuh Atas, Anies melanjutkan kunjungannya dengan mendatangi permukiman di Jatipadang, Jakarta Selatan, yang kebanjiran. Banjir di daerah ini disebabkan oleh karena tanggul darurat yang ada di Kali Pulo jebol. Anies datang sekitar pukul 21.20 WIB. Ia juga menyempatkan diri untuk berbincang – bincang dengan warga.

Dari informasi warga, diketahui tanggul darurat di Kali Pulo, Jatipadang, sudah beberapa kali jebol. Tanggul ini mengalami kerusakan sebelumnya pada hari kamis (30/11/2017) lalu. Warga pun sudah berulang kali meminta kepada Pemprov DKI Jakarta agar segera memperbaiki tanggul darurat tersebut. Pada peristiwa kemarin, sebanyak 50 rumah di RW 06 Jatipadang terendam banjir. Anies Baswedan juga mengatakan kepada warga bahwa Tim Tata Air sudah ia instruksikan untuk menutup tanggul yang jebol tersebut.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!