Iran Sampaikan Akan Menaikan Jangkauan Rudal Jika Eropa Mengancam

Be Sociable, Share!
Iran Sampaikan Akan Menaikan Jangkauan Rudal Jika Eropa Mengancam

Iran Sampaikan Akan Menaikan Jangkauan Rudal Jika Eropa Mengancam. Wakil Kepala Garda Revolusi Iran Brigadir Jenderal Hossein Salami memperingatkan Kepada Negara Negara bagian  Eropa, jika mereka terus mengancam Teheran,

Oleh Karena itu Iran akan meningkatkan jangkauan rudal balistiknya dengan jelajah menjadi 2.000 kilometer. Hal tersebut dilansir oleh  kantor berita Fars

“Jika kami mempertahankan jangkauan rudal kami hingga 2.000 kilometer, itu bukannya karena kurangnya teknologi yang kami kembangkan dikarenakan  Kami mengikuti sebuah doktrin strategis,” ucapnya

Hossein Salami pun menyampaikan bahwa sejauh ini Negara negara eropa bukanlah ancaman yang signifikan namun jika mereka menjadi ancaman kami akan ambil tindakan dengan cara meningkatkan jarak Rudal Balistik kami

“Sejauh ini, kami merasa bahwa Eropa bukan ancaman, jadi kami tidak meningkatkan jangkauan rudal kami. Namun jika Eropa berubah menjadi ancaman, maka kami akan meningkatkan jangkauan rudal kami.”

Pada Bulan lalu, Kepala Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari telah menegaskan bahwa jangkauan rudal Iran untuk saat ini sejauh 2.000 kilometer telah dapat mencakup yang di perkirakan sampai ke wilayah Eropa

“sebagian besar kepentingan dan kekuatan Amerika Serikat” di kawasan. Dan ia sampaikan pula, pihaknya tidak perlu memperpanjang jarak rudal.

Jenderal Jafari dari Garda Revolusi Iran menyebutkan jangkauan rudal balistik neagra iran didasarkan dari batasan yang ditetapkan oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Selain sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei juga menjabat sebagai kepala angkatan bersenjata iran.

Diketahui Iran memiliki sebuah program untuk mengembangkan rudal balistik terbesar yang berada di wilayah Timur Tengah. Maupun sejumlah rudal lainnya  yang dipandu presisi memiliki jangkauan kewilayah Israel.

Pihak Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa maupunAmerika Serikat telah berulang kali menyatakan bahwa program rudal yang di kembangkan Iran merupakan pelanggaran hukum internasional. Dikhawatirkan Teheran dapat mengembangkan rudal berhulu ledak nuklir kedepannya.

Batahan tersebut di sampaikan oleh Iran bahwa Tidak memiliki ambisi untuk mengembangkan senjata nuklir. Teheran menegaskan bahwa program nuklirnya murni demi kepentingan sipil.

Prancis pun telah meminta iran berdialog terkait program rudal balistiknya. Negara pimpinan Emmanuel Macron tersebut mengindikasikan akan melakukan negosiasi terpisah dari Kesepakatan Nuklir Iran 2015.

detiktribun

 

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!