Jokowi Resmikan Pembangunan 8.700 Rumah di Cikarang Besok

Be Sociable, Share!

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementrian PUPR. Lana Winayanti mengatakan orang nomor satu di Indonesia yaitu Presiden Joko Widodo rencananya akan meresmikan pembangunan rumah murah atau rumah tapak. Yang dibangun oleh pemerintah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau biasa disebut (MBR) di Cikarang besok.

Proyek positif ini dibangun oleh PT. Arrayan Bekasi Development.  Yang berada di Jalan Raya Pulo Sirih no. 84, Sukajadi, Bekasi (Jawa Barat). Di atas tanah seluas 105 hektar. Di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Lana Winayanti juga mengutarakan jika rumah yang akan dibangun bertipe 21 sampai 36. Dari total keseluruhan rumah yang ditargetkan sekitar 8.749 unit, sudah dibangun sekitar 4.734 unit, dan yang sudah akad 3.612 unit. Akad berdasarkan KPR FLPP dan selisih bunga tahun lalu.

Jokowi Segera Resmikan Pembangunan 8.700 Rumah Murah di Cikarang Besok.

Dengan dibangunnya rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau biasa disebut ‘MBR” dan juga berfasilitas FLPP. Maka harga pasar rumah tersebut tidak akan melebihi besaran harga rumah bersubsidi yang telah diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 113/PMK.03/2015.

Kemudian batasan harga maksimal hunian bersubsidi di 34 provinsi juga termasuk dalam Peraturan Menteri PU-Perda no 20/2014 tentang FLPP. Dalam rangka memperoleh Rumah melalui kredit atau pembiayaan Rumah Sejahtera untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang juga mencakup RST dan rusunami untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi sendiri memiliki harga berkisar dari mulai Rp 114 Juta.

Tujuan pembangunan hunian rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR ini adalah untuk mengurangi padatnya penduduk yang tinggal di area yang tidak layak untuk dihuni dikarenakan faktor biaya dan juga memiliki penghasilan di bawah standard Upah Minimum Rakyat atau UMR kota Jakarta. Dan mensejahterakan masyarakat kecil dari ketidakmampuan serta menjadikan lebih bermakna dalam kehidupan.

Di akhir pernyataan Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Lana Winayanti juga berpesan agar masyarakat lebih dapat menjaga lingkungan sekitar, agar suasana di sekitar pembangunan tetap terjaga dan proses pembangunan juga berjalan dengan lancar. Pesan tersebut juga dimaksudkan untuk warga di luar area pembangunan hunian tersebut. Baca lainnya di detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!