Jusuf Kalla Bersama Menlu Hadiri KTT D8 Istambul

Jusuf Kalla Bersama Menlu Hadiri KTT D8 Istambul

Jusuf Kalla Bersama Menlu Hadiri KTT D8 Istambul. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mengunjungi Istanbul, Turki,Keduanya akan menghadiri  Konferensi Tingkat Tinggi D-8 OEC yang berada di Istambul  19 Oktober 2017

Diketahui Jusuf Kalla bertolak ke Turki malam ini.  untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Developing 8  ke-9 di Istanbul besok pagi. Pesawat yang membawa Wakil Presiden Jusuf Kalla  akan transit di Abu Dhabi Emirat Arab. Pesawat tersebut akan sampai di Bandara Internasional Ataturk, Istanbul Turki Kamis pagi.

Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi D-8 OEC  akan di hadirin oleh kepala negara dari berbagai negara yaitu Turki Reccep Tayyip Erdogan sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi D-8 OEC, Deputi PM Malaysia, Wakil Presiden Iran, PM Pakistan, dan Presiden Nigeria.

“Pada KTT D-8 yang bertajuk Expanding Community Through Cooperation, Wapres dan Menlu akan membahas kerja sama ekonomi dalam enam aspek, meliputi perdagangan, industri, pertanian, perhubungan, energi, dan pariwisata,” jelas Juru Bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir

Nantinya dalam  Konferensi Tingkat Tinggi D-8 OEC. Agenda Khusus akan di bawa kan oleh Indonesia. Dengan kerja sama dalam berbagai sektor seperti maritin, kerja sama ekonomi dari segi publik maupun swasta

“Agenda khusus yang dibawa oleh Indonesia adalah kerjasama maritim, kerjasama antar sektor ekonomi publik dan swasta. Serta menggalakkan South-South Cooperation,” ucap Nasir

Para delegasi akan menandatangai sejumlah perjanjian, yakni Istanbul Declaration dan Istanbul Plan of Action. Berisi mengenai perjanjian peningkatan kerjasama dan fokus D-8 untuk 5 tahun ke depan.

Diketahui D-8 OEC atau Organisasi D-8 dari Negara Berkembang merupakan organisasi multilateral. Yang di dalamnya terdiri dari 8 negara yaitu Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Organisasi itu bertujuan untuk memperbaiki posisi negara-negara berkembang dalam ekonomi dunia. Melakukan diversifikasi dan menciptakan peluang baru dalam hubungan perdagangan dari negara negara tersebut. Meningkatkan partisipasi dari negara yang bergabung dalam pengambilan keputusan di tingkat internasional nantinya. Maupun memberikan kehidupan yang lebih baik dari negara yang bernaung

Bidang kerjasama yang tergabung dalam organisasi D-8 meliputi sektor keuangan, perbankan, sains dan teknologi, kemanusiaan,  energi, lingkungan,  kesehatan. pembangunan pedesaan, pertanian dan perkebunan

detiktribun

 

error: Content is protected !!