Kali Ciliwung Meluap Para Petugas Evakuasi Warga

Kali Ciliwung Meluap Para Petugas Evakuasi Warga

Kali Ciliwung Meluap Para Petugas Evakuasi Warga. Permukaan Air di Bendung Katulampa Kota Bogor, Jawa Barat, mencapai puncak volume pada titik level 240 sentimeter atau Siaga I pukul 09.10 Wib.

Namun  titik Air di permukaan katulampas sempat turun di angka 220 cm dan bertahan pada Siaga I hingga pukul Kini

Kepala Pengawas Bendung Katulampa Andi Sudirman Menyapaikan bahwa ketinggian permukaan air di Bendung Katulampa lebih lama dari tahun sebelumnya. Dirinya pun mengungkapkan  ini merupakan yang terlama dalam sejarah.

“Tahun-tahun sebelumnya Siaga I paling lama hanya sekitar 10-20 menit, setelah itu berangsur surut. Tapi kali ini sudah dua jam lebih masih bertahan di level 220 cm,” ucap Andi

Menurutnya penyebab lamanya durasi debit air yang mencapai titik disebabkan di wilayah dataran tinggi dan sekitarnya terus diguyur hujan deras yang merata

“Faktornya karena di kawasan Puncak di terus diguyur hujan, sehingga Sungai Ciliwung meluap,” ujar Andi.

Dirinya pun mengimbau kepada warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung untuk waspada dan mengungsi ke dataran tinggi yang tidak kena dampak banjir

Akibat volume air yang deras, kini Air merembes lewat celah-celah pembatas Kali Ciliwung akhirnya meluap melebihi batas tembok pembatas di Jatinegara Barat, Jakarta Timur.

Akibat Luapan air dari Katulampa masih di atas , membuat debit air semakin meninggi yang menyebabkan banjir di daerah sekitarnya bertambah. Sehingga titik banjir di sekitar Kali Ciliwung mulai meninggi.

Kali Ciliwung mulai  meluap sekitar pukul 00.00 WIB dan  debit air yang keluar dari batas tinggi kali semakin meluas

Para petugas mulai melakukan evakuasi kepada warga dengan  menggunakan tandu dan kapal karet. dikarenakan beberapa warga masih ada yang masih memilih bertahan di rumahnya.

“Soalnya masih ada yang di rumahnya. Kata mereka saya bertahan saja udah biasa juga kayak gini,” ucap salah seorang petugas

Sebelumnya sejumlah warga yang dievakuasi dari tempat tinggalnya yang berada di bantaran kali. Hingga kini para warga saling gotong-royong bersama Basarnas membantu proses evakuasi warga lainnya.

Arus air kali Ciliwung yang deras beberapa tali diikatkan berbentuk zig-zag untuk mempermudah warga yang mau mengungsi.

detiktribun

 

error: Content is protected !!