Kapolri Jendral Tito Karnavian Ungkap Strategi Makar 212

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan strategi yang digunakan 11 tersangka pelaku makar untuk menjalankan niatan tersebut. Hal itu disampaikan dalam agenda rapat dengan Komisi III DPR. Berdasarkan informasi dari intelijen, ada komunikasi yang intens antara para pelaku makar dengan para koordinator demonstran 2 Desember. Rencananya, kelompok tersebut akan mengarahkan ratusan ribu massa aksi Bela Islam Jilid III ke gedung parlemen untuk menduduki MPR/DPR.

Kapolri Jendral Tito Karnavian juga mempersilahkan untuk datang ke DPR menyampaikan aspirasi ke komisi masing-masing. Namun bila ingin mengduduki DPR secara paksa dengan kekerasan atau apapun, itu sudah inkonstitusional dan dan menurutnya gerakan tersebut sudah terlihat. Hal ini disampaikan di Gedung Nusantara II DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2016).

Untuk itu, Kapolri sejak jauh-jauh hari sudah menyebutkan mengenai adanya kelompok makar yang berencana menumpang massa Aksi Bela Islam. Namun, masyarakat salah paham dan menganggap pernyataan itu mengarah ke GNPF MUI. Polisi sudah mengetahui rencana para pelaku makar ini. Ia menyayangkan para pelaku yang memanfaatkan massa GNPF yang murni ingin proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Padahal Polri juga sudah membuktikan komitmennya untuk melaksanakan proses hukum atas calon gubernur pertahana tersebut.

Untuk itu, Polri pun membangun dialog dengan massa GNPF MUI dan sejumlah tokoh masyakarat. Hasilnya, para demonstran Bela Islam Jilid III hanya membawa satu isu yakni penanganan perkara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tanpa ada agenda politik apapun ataupun ikut serta dalam upaya para pelaku makar untuk menduduki DPR.

Sebelumnya, GNPF MUI ingin menggelar sajadah di Jalan Sudirman – Thamrin. Namun, akhirnya mereka mau memindahkan agendanya yang sebelumnya akan diadakan di Jalan Sudirman – Thamrin ke Monumen Nasional ( Monas ). Menurut Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, bila mereka menggunakan jalan Sudirman – Thamrin, dengan massa yang begitu besar, massanya akan sampai Semanggi, Patung Senayan, Hotel Mulia dan sekitarnya. Akan sangat mudah sekali untuk diarahkan ke Gedung DPR / MPR sesuai dengan strategi para pelaku makar tersebut.

 

error: Content is protected !!