Kapusdiklatnas Menyesalkan Aksi Pembina Pramuka Foto Yang Beredar Didunia Maya

Kapusdiklatnas Menyesalkan Aksi Pembina Pramuka Foto Yang Beredar Didunia Maya

Kapusdiklatnas Menyesalkan Aksi Pembina Pramuka Foto Yang Beredar Didunia Maya, Beradar  Foto Anggota Pramuka Menyantap makanan tanpa alas di kabupaten Tangerang Banten Menjadi viral di dunia maya. Banyak komentar yang bermunculan mengecam Aksi kegiatan tersebut oleh para Pembina Anggota Pramuka.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional Gerakan Pramuka, Suryano Menyesalkan aksi tersebut oleh pimpinan pramuka, Hal ini tidaklah wajar. Dirinya meminta Pimbuna Kabupaten Tangerang harus bertanggung jawab dan menerima sanksi tegas terhadap peristiwa tersebut.

“Pembina harus disadarkan bahwa posisinya sebagai pendidik sekaligus mitra bagi peserta didik. Pembina perlu ditegur jika menyalahi prosedur membina,”

Menurutnya bimbingan dalam pendidikan dan pelatihan pramuka dengan cara seperti itu tidak sesuai dengan nilai nilai kepramukaan yang berada di Indonesia.

Untuk Pelatihan Pembelajaran terhadap Pramuka mejunjung tinggi kepada kemanusiaan. Cara Makan itu adalah proses kemanusia yang berperinsip dasar dari pramuka dan kode kehormatan.

Agar hal ini tidak terulang lagi, Suyatno meminta kepada seluruh pelatih dan pembina  Pramuka untuk menangani pramuka tidak asal asalan. Harus menghormati dasar dari pramuka

“Pedomani tujuan Gerakan Pramuka melalui butir SKU (Syarat-Syarat Kecakapan Umum). Pelatih atau pembina Pramuka jangan melakukan kegiatan sendiri tanpa berbasis aturan kepramukaan” Ujar Dia

Seperti yang di ketahui foto tersebut berisi puluhan siswa remaja berpakaian Seragam Pramuka dengan duduk di tanah. Terdapat makanan yang beralaskan rumput  dan terlihat beberapa panitia pramuka yang sedang mengawasi,

Menurut Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang Kegiatan tersebut. Merupakan darj bagian pengkaderan dan pelantikan anggota baru Saka Wira Kartika Koramil-13/Kronjo yang dilaksanakan di Buper Pantai Satuan Rada 211 TNI AU

Namun banyak orang yang mengira pelaksanaan makan siang itu sebagai pelantikan. Menurutnya pelaksaan makan siang yang di gelar dia tas tanah adalah merupakan bentuk trik hukuman jika tidak di siplinpada jam Istirahat. Sholat dan Makan yang tidak sesuai Jadwal

Dadang menjelaskan Para Siswa Pramuka tetap makan bersama sama dengan layak. Dadang menegaskan sekali lagi itu sebagai Trik agar para anggota di siplin.

Pihaknya mengaku tidak bermaksud untuk merendahkan nilai nilai Kepramukaan,

dewadominoqq

error: Content is protected !!