Kelompok Bersenjata Maute Berlindung Didua Masjid Bersejarah Mindanao

Kelompok Bersenjata Maute Berlindung Didua Masjid Bersejarah Mindanao

Kelompok Bersenjata Maute Berlindung Didua Masjid Bersejarah Mindanao. Para Pemberontak dari Kelompok Maute yang berbasis mendukung ISIS Filipina menggunakan dua masjid tua bersejarah di kota Marawi. Untuk menjadi basis tempat bersembunyi dari serangan Militer Filipina.

Kelompok Maute memanfaatkan kedua Masjid menjadi tameng untuk memprovokasi dan menjadi tameng dari serangan udara yang di lancarkan oleh pemerintah Filipina

Gubernur DAearahg Otonomi Miuslim Mindanao, Mujiv Hataman menyebutkan bawah kedua buah Masjid tua tersebut yang berada di Marawi telah dijadikan basis pertanahan penampungan anggota dari kelompok Maute

Pejabat Milliter ARMM, Zia Alonto Adiong menyebutkan bawah kelompok bersenjata Maute memprovokasi militer Filipina untuk mengebom Masjid tua tersebut yang akan memicu kecaman kecaman dari berbagai masyarakat muslim bukan hanya di Filipina maupun juga juga kecaman akan memicu kepada Internasional

Zia juga menyebutkan bawah kita tidak boleh lupa ketika kelompok bersenjata Maute Menyerang dan merusak Gereja St Mary. Yang berada di kota Marawi yang berakibat gesekan antara Umat Kristen dengan Muslim. Namun semuanya telah terselesaikan.

Juru bicara komite manajemen krisis Lanao del Sur. Hataman menyebutkan bahwa kedua tempat Ibadah yang diduduki oleh kelompok Maute sebagai kelompok sayap ISIS adalah. Masjid Bato dan Masjid Lanao Mindanao Al-Islamic Center

Lanao Menerangkan bawah Bagaimana anda bisa menyebut dirinya adalah seorang Muslim. Jika anda menghancurkan tempat ibadah yang menjadi sejarah di kota tersebut. Islam mengajarkan sesuatu nilai pendidikan yang baik dimana mengajarkan norma norma berperilaku.

Hataman Mengininkan kota Marawi dibersikan dari kelompok bersenjata sayap ISIS. Namun Hataman juga menyarankan harus hati hati mengusir para Teroris keluar dari kedua masjid tua yang bersejarah tersebut.

”Para teroris benar-benar ingin militer mengebom masjid untuk mendapatkan simpati dan agar kalangan Muslim moderat marah. Mereka ingin menciptakan kesan bahwa ada penganiayaan terhadap umat Islam di Mindanao. Nah, itu tidak ada,” ucap Mataman

Pihak militer Filipina telah menarangkan bawah pasukannya tidak menargerkan masjid dalam menumpas para teroris. Militernya akan mengusir para teroris dari tempat ibadah yang dijadikan basis kelopok bersenjata Maute

dewadominoqq

error: Content is protected !!