KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI AKAN SEGERA PERIKSA MANTAN KSAU TERKAIT KASUS DUGAAN KORUPSI PEMBELIAN HELIKOPTER ANGKUT TAHUN 2016-2017

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI AKAN SEGERA PERIKSA MANTAN KSAU TERKAIT KASUS DUGAAN KORUPSI PEMBELIAN HELIKOPTER ANGKUT TAHUN 2016-2017

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera periksa mantan KSAU. Orang yang dimaksud tentu adalah Marsekal Purnawirawan Agus Supriatna yang masuk dalam daftar penyidikan korupsi pengadaan helikopter angkut AgustaWestland (AW)-101 tahun 2016-2017.

“Yang bersangkutan akan segera diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irfan Kurnia Saleh,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (27/11).

Perlu diketahui , nama Irfan Kurnia Saleh merupakan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dari unsur swasta pada kasus tersebut.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Kusno menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan Irfan Kurnia Saleh dalam putusan yang dibacakan pada Jumat (10/11).

Selain itu dalam putusannya, Hakim Kusno juga menilai telah ada pemeriksaan calon tersangka sehingga penetapan Irfan Kurnia Saleh sebagai tersangka sah secara hukum.

Selanjutnya, Hakim Kusno juga menolak dalil pemohon yang menyebutkan KPK tidak berwenang untuk mengangkat penyelidik yang tidak berasal dari instansi Kepolisian.

Irfan Kurnia Saleh diduga telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan negara atau perekonomian negara dalam pengadaan helikopter angkut AW-101 di TNI AU Tahun 2016-2017.

Akibatnya, diduga terjadi kerugian keuangan negara dengan perkiraan sekitar Rp 224 miliar.

Irfan Kurnia Saleh saat ini disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

PARA TERSANGKA YANG ADA DIDALAM BADAN TNI

Sementara itu, dari pihak TNI diwakilkan oleh POM TNI sendiri telah menetapkan lima tersangka dengan tugas dan masing masing jabatan yang diemban para tersangka atas keterkaitan kasus itu.

Seperti yang diketahui , kelima tersangka yang dimaksud, yakni anggota TNI AU yaitu atas nama Kolonel Kal FTS SE, Marsekal Pertama TNI FA, Letkol WW, Pelda SS dan Marsda TNI SB.

 

detiktribun.com

error: Content is protected !!