Korea Utara Tidak Takut Atas Sanksi DK PBB

Be Sociable, Share!
Korea Utara Tidak Takut Atas Sanksi DK PBB

Korea Utara Tidak Takut Atas Sanksi DK PBB. Korut akan meningkatkan kekuatan persenjataan nuklir yang sedang dikembangkan saat ini. penyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas sanksi yang dijatuhkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa

Pemerintah Korea Utara Menyampaikan Pemerintahnya Melihat bahwa sanksi tersebut adalah sebagai pelanggaran kerasa terhadap kedaulatan yang di sebabkan rencana Amerika serika untuk mengisolasi Korea Utara.

Korea Utara pun memastikan bawah sanksi yang diberikan kepada Pyongyang tidak akan mampu membuat pemerintahnya bernegoisasi. Terkait program Nuklirnya yang sedang di jalanin saat ini. Bukan hanya itu saja pemerintah juga tidak akan menghentikan rencana untuk pengembangan atom yang sudah di rencanakan

Mereka pun menyebutkan bawah akan melakukan aksi keadilan namun tidak di sebut secara detail mengenain aksi keadilan yang akan di lakukan. Korea mengklaim bahwa rudal terbarunya yang di ujicoba tersebut punya jangkauan sampai Amerika Serikat

Amerika Serikat pun merespons atas peluncuran rudal terbaru Korea Utara. Angkatan Udara Amerika Serikat pun melakukan uji coba Peluncuran Rudal Balistik Antar Benua di California

Misil jenis LGM-30 Minuteman III diluncurkan pada Rabu 2 Agustus 2017 pukul 02.10 pagi waktu setempat di North Vandenberg Air Force Base, Lompoc, California.

Diketahui Peluncuran rudal Balistik yang di ujicoba oleh Korea Utara membuat geram Negara Negara tetangganya. Bukan hanya negara tetanganya bahkan hampir seluruh negara geram atas uji coba tersebut. Dikarenakan ujicoba Niklir Tersebut membuat Kestabilan dan perekonomian dunia semakin meningkat.

Sebelumnya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa ( DK PBB )tealh menjatuhkan sanksi baru kepada Korea Utara terkait Uji Coba Program Rudal Balistik negerti tersebut.

Dalam Sidang DK PBB menyetujui sebuah resilusi yang melarang Ekspor Korea Utara dan membatasi Investasi di Korea Utara

Sanksi terbaru berupa larangan ekspor senilai lebih dari US$ 1 miliar. Langkah tersebut dinilai akan memangkas sepertiga pendapatan negara itu. Resolusi atas Korut disetujui dengan suara bulat

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan bahwa ini adalah “sanksi paling keras terhadap suatu negara dalam satu generasi.”

dewadominoqq

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!