KPK Tahan Sembilan Orang Dalam Kasus Suap Kemenpora

Be Sociable, Share!

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dikabarkan telah kembali menggelar operasi tangkap tangan atau OTT. Dalam Operasi Tangkap Tangan Kali ini. Tim KPK Menindak pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo Angkat bicara. Dirinya membenarkan operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan oleh tim. Yang disasarkan di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Benar, malam ini ada tim penindakan KPK yang ditugaskan di Jakarta untuk penanganan Operasi tangkap tangan,” ujar Agus Rahardjo

Agus menyampaikan. Tim penindakan KPK telah mendapatkan informasi Akan terjadinya transaksi suap oleh penyelenggara negara di dalam Kemenpora.

Agus pun menjelaskan. Penyuapan itu berkaitan dengan dana hibah di dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Diduga terjadi transaksi kickback terkait dengan pencairan dana hibah dari Kemenpora ke KONI,” ujar Agus.

Dalam operasi tangkap tangan kali ini, tim penindakan dari KPK telah mengamankan uang sekitar Rp 300 juta dan sebuah Kartu ATM. Di dalam ATM tersebut  yang di dalam nya berisi uang ratusan juta rupiah. Tim dari penindak pun juga telah mengamankan 9 orang terkait dalam kasus suap.

Timnya kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari sembilam orang tersebut

Dirinya pun mengatakan, kesembilan orang tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan oleh tim intensif di Gedung KPK.

“Pihak yang dibawa tersebut dari unsur Kemenpora dan KONI. baik dari pejabat setingkat Deputi di Kemenpora, PPK, ataupun pengurus KONI,” ujarnya

Agus menyampaikan. penangkapan terhadap sembilan orang tersebut dikarenakan tim lembaga dari antirasua telah menemukan adanya transaksi mencurigakan. terkait dengan pencairan dana hibah dari Kemenpora ke KONI.

Sesmenpora Gatot Sulistiantoro menyampaikan. Dari sembilan orang tersebut Lima orang merupakan pegawai Kemenpora. Yang Kini sudah di amankan oleh pihak dari tim KPK

“Setelah itu saya tahu, Pak Deputi IV dibawa, kemudian PPKnya, Bendaharanya dan dua orang lain,” ujar Gatot.

Sampai saat ini Tim penyidik Komisi Pemberantasan Kerupsi masih mendalamin dan menyelurusi dana tersebut. Dan akan segera menetapkan status dari sembilan orang tersebut

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!