Mantan Istri Teringat Dua Kali Dodi Minta Rujuk Dalam Mimpi

Be Sociable, Share!

Mantan Istri Teringat Dua Kali Dodi Minta Rujuk Dalam Mimpi

Almynda Saphirra, mantan istri Dodi Triono dan juga ibu dari dua anak Dodi yang menjadi korban perampokan sadis di Pulomas menceritakan mimpinya sebelum peristiwa naas itu terjadi.

Wanita berkerudung itu bercerita, dalam mimpinya, Dodi meminta kembali rujuk. Pasangan itu memutuskan untuk bercerai pada tahun 2014 lalu.

Lantas hal tersebut sempat membuat wanita berkerudung itu bertanya-tanya apa maksud dibalik mimpi itu.

“Saya gak tahu apakah itu mimpi saya aja, dia minta Kembali ke saya, saya bilang sama saudara sama Tuhan ‘kenapa ya gitu’,” ungkap Almynda Saphira saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).

Setelah mimpi itu, keesokannya Almynda Saphira kembali memimpikan Dodi Triono yang menegaskan kalau ia harus kembali menjadi pasangan wanita 40 tahun itu.

“Sampai malam setengah satu pagi, hari Selasa, datang ke mimpi saya lagi. ‘Saya harus kembali sama kamu’, itu aja,” ungkap Almynda Saphira.

Meski sudah bercerai, menurut Saphirra Dodi merupakan lelaki baik, bertanggung jawab, tidak pernah mau merugikan orang lain, dan berusaha selalu membantu orang lain.

Meski telah bercerai, Saphira mengaku tetap menjaga tali silaturahim dengan Dodi dan ketiga anaknya.

Ia pun tak jarang berkunjung ke rumah Dodi untuk menemui ketiga putrinya.

“Namanya anak-anak masih butuh sentuhan Ibunya. Saya kadang-kadang dateng ke rumah almarhum untuk ketemu anak-anak dan membereskan tempat tidur mereka,” ucapnya lirih.

Merindukan anaknya, Diona

Dari pernikahannya dengan Dodi, Phirra dikaruniai 3 anak putri yakni Arika Andra Putri (16), Zanette Kalila Azaira alias Anet (13), dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Arika dan Gemma turut menjadi korban meninggal dalam peristiwa perampokan tersebut.

Saphira terakhir kalinya Diona ke rumahnya, saat itu Diona tampak tidak terbiasa datang tanpa memberi kabar terlebih dahulu.

Saat itu, Diona juga menunjukan hal yang tidak biasa.

“Waktu itu kakak minta bobo siang bareng sama saya. Saya bilang ‘kakak siang-siang minta bobo bareng, mamah gerah’. Terus dia bilang ‘Mamah lebay ah’. Dia sering bilang saya lebay,” kenang Saphira dengan mata berkaca-kaca.

 

Baca juga berita terkini lainnya di Detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!