Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Menambah 128 Ribu Kursi Selama Masa Angkutan Lebaran Tahun Ini

Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Menambah 128 Ribu Kursi Selama Masa Angkutan Lebaran Tahun Ini

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menambah 128 ribu kursi selama masa angkutan Lebaran tahun ini. Dari H-10 sampai H+15 atau 27 hari. Total kapasitas kursi yang disediakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam rangka memfasilitasi arus mudik dan arus balik ini mencapai 2,11 juta.

“Di masa peak season ini, kita siapkan 128 ribu tambahan kursi,” kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Pahala Mansyuri saat FGD Kesiapan Angkutan Lebaran di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Minggu (11/6/2017).

Dari jumlah 128 ribu kursi tambahan, Pahala merinci, sebanyak 49.896 kursi untuk maskapai Garuda Indonesia, dan Citilink 78.480 kursi tambahan. “Jadi selama periode Lebaran ini, total kursi yang kita operasikan sebanyak 2,11 juta kursi,” ucap Mantan Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk itu.

Sementara itu, lebih jauh Pahala mengungkapkan, untuk tambahan frekuensi penerbangan selama masa angkutan Lebaran mencapai 338 frekuensi. Penambahan kapasitas pengoperasian fleet atau armada kapal dari 22 ribu di hari normal menjadi 106 frekuensi fleet domestik dan 38 fleet untuk penerbangan internasional.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso mengungkapkan, ada 532 pesawat terbang untuk melayani pemudik. Keseluruhannya sudah dilakukan pemeriksaan rutin atau ramp check secara detail.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso mengungkapkan, ada 532 pesawat terbang untuk melayani pemudik. Keseluruhannya sudah dilakukan pemeriksaan rutin atau ramp check secara detail. Armada yang disiapkan Airbus 330, Boeing 737 dan 777, serta lainnya. Kemenhub juga melakukan ramp check terhadap 35 bandara.

“Melalui penambahan kapasitas penerbangan tersebut, Garuda Indonesia pada periode peak season Lebaran 2017 ini. Secara total akan mengoperasikan sebanyak 348 frekuensi penerbangan tambahan yang terdiri 188 penerbangan ekstra dan 160 penerbangan dengan menggunakan pesawat berbadan besar (bigger aircraft),” tuturnya di Cengkareng, Minggu (14/5/2017).

Adapun rute-rute penerbangan domestik dengan peningkatan kapasitas pada tahun ini antara lain : Jakarta – Yogyakarta PP, Jakarta –Padang PP,Jakarta – Solo PP,Jakarta – Semarang PP,Jakarta – Surabaya PP,Jakarta – Denpasar PP. Surabaya – Balikpapan PP,Makassar – Balikpapan PP

Sedangkan untuk rute internasional diantaranya antara lain Jakarta – Kuala Lumpur PP, Jakarta – Singapura pp, dan Jakarta – Bangkok PP.

error: Content is protected !!