Memanasnya Antara Inggris dengan Rusia Semakin Memanas

Memanasnya Antara Inggris dengan Rusia Semakin Memanas

Memanasnya Antara Inggris dengan Rusia Semakin Memanas, Pihak Rusia pun membales  di ketahui Mskow mengusir 23 diplomat Inggris setelah 23 diplomatnya diperintahkan keluar dari Inggris.

Rusia pun menyampaikan pernyataan keras bahwa ada lebih banyak diplomat Inggris yang harus angkat kaki dari negaranya. Krisis diplomatik antara Inggris dan Rusia yang dipicu oleh insiden diracunnya agen ganda Sergei Skripal dan putrinya, Yulia

Pihak Rusia menyatakan bahwa misi diplomatik Inggris dan Rusia harus berpostur sama di masing-masing negara. Setidaknya ada 27 staf perwakilan Inggris yang nantinya harus dipulangkan. Kemungkinan akan  dilakukan dengan memberhentikan pekerja lokal.

Duta Besar Inggris untuk Rusia, Laurie Bristow menyampaikan  bahwa pihaknya telah memiliki waktu satu bulan untuk memberhentikan para staf di misi diplomatiknya. Agar sesuai dengan yang dimiliki perwakilan Rusia di Inggris. pernyataan tersebut di sampaikan pada Jumat, 30 Maret 2018,

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menyampaikan kepada Reuters bahwa Inggris harus memulangkan lebih dari 50 diplomatnya yang berada di Rusia.

Keduanya pun saling berargumenn, Pemerintah Inggris menyalahkan Rusia atas serangan racun saraf terhadap Sergei dan purtinya. Peristiwa tersebut terjadi di Salisbury pada 4 Maret 2018. atas duagaan tersebut, Pihak Moskow pun membantah keras tudingan tersebut.

Untuk kondisi Sergei Skripal yang sempat berada dalam kondisi kritis, kini mulai membaik, begitu pula dengan keadaan putrinya.

Menanggapi respons Rusia, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Inggris menyampaikan bahwa,”Respons Rusia disesalkan oleh pihak inggris. Namun mengingat perilaku Rusia sebelumnya, kami mengantisipasi sebuah respons tersebut.

“Bagaimanapun, ini tidak mengubah fakta dari persoalan, percobaan pembunuhan terhadap dua orang di wilayah Inggris. Dimana tidak ada kesimpulan lain selain, Rusia bersalah,” ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Inggris.

Bukan hanya itu saja. belakangan, krisis diplomatik ini meluas dengan terlibatnya sejumlah negara yang memberi dukungan kepada Inggris.

Diketahui 29 negara telah mengusir 145 staf perwakilan Rusia. Bukan hanya itu saja. NATO memerintahkan 10 diplomat Rusia untuk hengkang dari misi mereka bagian Belgia.Dan Jumlah diplomat Rusia yang diusir Amerika Serikat merupakan yang paling banyak,

Amerika Serikat mengusir 60 diplomat. Selain itu, bukan hanya itu saja  Washington juga menutup Konsulat Jenderal Rusia di Seattle.

Rusian pun membales dengan mengumumkan 58 diplomat AS di ibu kota negara itu dan dua lainnya di Yekaterinburg dengan berstatus persona non grata. Konsulat Amerika Serikat di St. Petersburg pun telah ditutup.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyampaikan bahwa krisis diplomatik yang terjadi mirip dengan situasi saat Perang Dingin.

Bukan hanya itu saja. Ketegangan antara Inggris dengan Rusia  bertambah saat otoritas Inggris yang berada di Bandara Heathrow menggeledah sebuah pesawat penumpang milik Aeroflot Maskapai tersebut merupakani penerbangan nasional Rusia

“Jika tidak ada penjelasan, pihak Rusia akan menganggap tindakan terhadap maskapai kami sebagai ilegal dan kami berhak mengambil tindakan serupa terhadap maskapai Inggris,” ucap Kementerian Transportasi Rusia.

 

error: Content is protected !!