Najib Razak Dicekal Berpergian Keluar Negeri Oleh Departemen Imigrasi Malaysia

Be Sociable, Share!
Najib Razak Dicekal Berpergian Keluar Negeri Oleh Departemen Imigrasi Malaysia

Najib Razak Dicekal Berpergian Keluar Negeri Oleh Departemen Imigrasi Malaysia. Mantan Perdana Menteri Malaysia tersebut dicegah ke luar negeri oleh pihak Imigasi Negeri Jiran.

Dirinya harus tetap tinggal di negerinya berserta istrinya, Rosmah Mansor. Keputusan tersebut disampaikan Departemen Imigrasi Malaysia sesaat setelah sebuah massa menyerbut Bandara Subang pada Sabtu pagi hari.

sekitar 40 warga Malaysia, beserta para jurnalis menuju ke Bandara Subang, sebuah lapangan terbang kecil di luar Kuala Lumpur pada Sabtu dini hari. Massa berupaya mencegat Najib dan istrinya yang dikabarkan akan terbang dengan pesawat carteran menuju Indonesia.

Polisi antihuru-hara disiagakan di depan gerbang, yang diyakini akan menjadi pintu masuk Najib ke bandara.

Sebuah mobil van putih, dengan jendela hitam, yang tiba di bandara dikerubungi massa yang marah. Mereka menuntut kendaraan tersebut untuk membuka pintu,  memastikan Najib dan istrinya tak ada di sana.

Najib dikabarkan akan pergi keluar negeri mulai dari hari Sabtu 12 Mei 2018 ini dan akan kembali pada pekan depan. Dalam akun Twiternya, Najib Razak mengaku telah mengetahui larangan tersebut.

 

 

 

 

 

 

“Saya mendapat informasi bahwa pihak imigrasi tak akan mengizinkan saya dan keluarga untuk meninggalkan negara ini, Saya menghormati arahan dan akan tetap bersama keluarga saya di dalam negara ini.” kata Najib Razak.

Sebelumnya, Kepemerintahan yang baru dipimpin Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim bersumpah Dirinya akan menyelidiki kasus megakorupsi 1MDB yang diduga melibatkan Najib Razak dan orang-orang terdekatnya.

Pada Sabtu pagi, Najib Razak menyampaikan  nelalui akun twiternya bahwa dirinya butuh istirahat singkat. Setelah mengalamin proses Pemilu 2018 yang melelahkan dan berakhir mengejutkan. Dirinya kalah di tangan mantan mentornya, Mahathir Mohamad.

“Saya akan mengambil istirahat singkat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga yang tidak sempat saya temui dalam beberapa tahun terakhir. Saya berharap, setelah periode yang penuh perpecahan ini, negara akan kembali bersatu,” ucap Najib

Dirinya pun minta maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Saya berterima kasih kepada rakyat, atas kesempatan untuk memimpin bangsa kita yang besar ini. ia pun akan mempertimbangkan posisinya sebagai presiden UMNO dan ketua koalisi Barisan Nasional.

detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!