Pemerintah China Serukan Kemerdekaan Palestina

Pemerintah China Serukan Kemerdekaan Palestina

Pemerintah China Serukan Kemerdekaan Palestina. Dengan Ibukota Yerusalem Timur berdasarkan garis-garis tapal batas 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang menyebutkan bahwa Seruan tersebut datang atas kekecewaan pemerintah China atas kebijakaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

“China memahami kekhawatiran negara-negara Islam tentang Yerusalem,” Lu Kang,

Dirinya juga menambahkan bahwa pihaknya menyerukan sebuah resolusi bagi persoalan tersebut sesuai dengan resolusi PBB yang relevan dan konsesus internasional.

Penyeruan yang pemerintah China kelurkan setelah diadakannya KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, Turki, pada Rabu 13 Desember 2017. Selain itu, Beijing juga mengimbau kepada  Palestina. Untuk membicarakan antara dua negara yaitu Palestina dengan Israel. Chian akan memberikan ruang untuk penyelesaian konflik.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri China tersebut disampaikan sepekan. Setelah delegasi Tiongkok yang membatalkan perjalanannya ke Israel. Atas menyusul pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Pasca-pengumuman kontroversial Trump terkait Yerusalem tersebut, Kedutaan Besar China langsung merilis travel warning  berlaku hingga 10 Januari 2018.

Pemerintah China prihatin dengan situasi keamanan di Yerusalem saat ini dan berharap bahwa hal tersebut tidak akan berdampak pada program investasinya kepada Israel nantinya

Dalam kerja sama tersebut, keinginan Israel untuk mengubah struktur ekonominya dan beralih dari industri penghasil polutan berat ke ekonomi berbasis teknologi modern.

Namun di sisi lain, kekuatan situs jejaring sosial di Isreal  memicu minat Beijing untuk industri mobile, internet, air, pertanian dan teknologi manufaktur maju. Dan Israel yang dikenal sebagai negara inovatif dan berteknologi maju (termasuk teknologi air dan pertanian) menjawab kebutuhan ini.

Pada Bulan April. China menegaskan dukungannya terhadap Palestina dengan menyebutkan fakta bahwa. Palestina masih belum memiliki negara adalah ketidakadilan yang mengerikan maupun  yang tidak dapat dilanjutkan.

Presiden Xi Jinping menyerukan pembentukan sebuah negara Palestina sesuai dengan garis-garis tapal batas 1967. Seruan itu diungkapkan di tengah kabar Tiongkok berupaya menegaskan pengaruhnya di Timur Tengah.

“China mendukung proses damai di Timur Tengah maupun pembentukan sebuah negara Palestina dengan ibu kotanya Yerusalem timur,” ucap Xi

detiktribun

error: Content is protected !!