Pemerintah Irak Klaim Kuasain Kota Kikruk Dari Kelompok Peshmerga

Pemerintah Irak Klaim Kuasain Kota Kikruk Dari Kelompok Peshmerga

Pemerintah Irak Klaim Kuasain Kota Kikruk Dari Kelompok Peshmerga. Pasukan Irak Menyebut bahwa pihaknya telah menguasai sepenuhnya wilayah kota Kirkuk yang dulu dikuasai oleh pasukan Peshmerga.

Pemerintah federal di Baghdad dan dari sumber-sumber di dalam kota menyampaokan bahwa pasukan Koalisi Irak telah berhasil merebut kantor gubernur yang berada  di pusat kota Kirkuk.

Milter irak  yang dilatih Amerika Serikat. Lusinan Humvee dari pasukan anti-terorisme Irak memasuki kantor gubernur. Dirinya langsung mengambil posisi dan mengamankan sekitarnya.

Menurntynya Langkah tersebut diklaim sebagai kemajuan dan merupakan dari bagian operasi besar untuk merebut kembali provinsi Kirkuk itu di tengah perselisihan yang meningkat jelang referendum Kurdi pada 25 September lalu. Sejauh ini pemerintah ira menyebut bahwa usaha warga Kurdistan untuk memisahakan diri dari irak sangatlah ilegal. Dikarenakan sudah tercantum dalam Udang Udang Negara.

Pada hari Senin waktu setempat, Pemerintah irak menjelaskan bahwa militer irak telah menguasai bandara di Kirkuk, Terdapat ladang minyak di sampingnya, dan Merupakan pangkalan militer K1 yang strategis. Bukan hanya itu, tempat ini merupakan distrik Taza Khormatu di tenggara Kirkuk.

Saat tentara Irak memasuki wilayah Kirkuk, ribuan orang termasuk di antaranya warga sipil dan anggota Peshmerga menyelamatkan diri dari kota multietnis tersebut. Kirkuk diketahui merupajkan kota miltietnis dari berbagai suku dan agama, terdapat  sekitar satu juta orang Arab, Kurdi, Turkmen dan Kristen di kota ini.

Kelompok Peshmerga sebelumnya telah bersumpah akan mempertahankan kota Kirkuk dan akan berperang melawan tentara irak. Dalam sebuah pertarungan hebat dengan pasukan Irak maupun sekutunya yang tergabung dalam Popular Mobilisation Forces (PMF) di pinggiran kota. Pasukan Peshmerga terjebak

Pemerintah Irak Klaim Kuasain Kota Kikruk Dari Kelompok Peshmerga. Jatuhnya Kirkuk ke tangan pasukan Irak cukup mengejutkan karena terjadi dalam kurun 15 jam.

Diketahui Pasukan Peshmerga menguasai Kirkuk yang merupakan wilayah kaya minyak setelah tentara Irak melarikan diri dari serangan ISIS pada tahun 2014 yang akhirnya di kuasain Militan ISIS. Saat perebutan kota Kirkuk  dari tangan ISIS sejak saat itu, belum ada kesepakatan antara Peshmerga dan Pemerintah Irak.

Akhirnya Ketengana antara kelopok Peshmrga dan Militer Irak berlanjut. Hingga akhirnya referendum digelar pada September lalu yang menghasilkan kesimpula. Bahwa warga Kurdistan Irak ingin memisahkan diri dari Negara Irak

Tak lama setelah referendum tersebut. Parlemen Irak meminta Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi untuk mengirim pasukan ke Kirkuk. Untuk mengambil alih kendali ladang minyak di wilayah tersebut.

detiktribun

error: Content is protected !!