PEMERINTAH KOTA DEPOK TELAH MEMPERSIAPKAN SUNGAI CILIWUNG SEBAGAI EKOWISATA ARUNG JERAM

Be Sociable, Share!

PEMERINTAH KOTA DEPOK TELAH MEMPERSIAPKAN SUNGAI CILIWUNG SEBAGAI EKOWISATA ARUNG JERAM

Pemerintah kota Depok telah mempersiapkan Sungai Ciliwung sebagai ekowisata arung jeram. Dalam hal ini , Pemerintah kota Depok berencana menjadikan Sungai Ciliwung bersifat ekowisata dengan dasar olahraga air. Hingga saat ini , hal tersebut sedang dilakukan kajian mengenai wacana dan persiapannya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok Agus Suherman menjelaskan bahwa ekowisata ini adalah sebagai salah satu upaya pihaknya dalam melestarikan ekosistem yang ada di kota Depok.

Pihaknya berharap akan adanya kerjasama dengan berbagai pihak dalam menuju wacana tersebut.
“Atensi kami terhadap perkembangan wisata di Depok terutama pariwisata alam sangat tinggi. Salah satunya ekowisata Ciliwung,” katanya, Selasa (28/11).

Agus menjelaskan , dalam pelaksanaannya akan dilakukan integrasi dengan beberapa komunitas-komunitas Ciliwung yang ada. Selain itu juga akan dilakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane. Setelah itu, menuju tahapan selanjutnya adalah kajian sehingga diharapkan nantinya ekowisata Ciliwung sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Ia mengungkapkan hingga saat ini, tahapan-tahapan tersebut belum dilakukan lantaran cuaca yang sedang kurang bagus dan arus Sungai yang cukup kencang.

HAL MENARIK YANG AKAN JADI TARGET PENGEMBANGAN

Salah satu hal menarik yang ditawarkan dalam ekowisata Ciliwung ini adalah wisata rafting atau arung jeram. Prosesnya sendiri bakal dilakukan bertahap dengan pembuatan empat dermaga Ciliwung di Depok.

“Kajian terhadap wisata air di Ciliwung sudah dilakukan, kita upayakan hasil yang maksimal agar mempunyai daya minat yang tinggi,” katanya.

Dirinya bahkan secara langsung ikut turun ke Ciliwung guna melihat kondisi nyata yang ada di lapangan. Hal tersebut dilakukan sehingga bisa memberi masukan mana saja titik yang bisa dimungkinkan dibangun dermaga ataupun sarana berguna lainnya.

Menurut Agus, saat ini sudah ada empat titik yang potensial untuk dijadikan dermaga yaitu di kawasan Ratujaya, Grand Depok City, Jembatan Panus, dan Jalan Juanda.

Agus menuturkan dengan wisata konsep ini sekaligus sebagai upaya pelestarian Kali Ciliwung. Disamping itu, pemerintah juga sedang berusaha menata garis sepadan Ciliwung.

“Jangan sampai sepadan yang masih tersisa diserobot dengan maraknya pembangunan di Depok. Konsepnya wisata air di Ciliwung untuk pelestarian,” tutup Agus.

 

detiktribun.com

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!