Pemprov DKI Jakarta Setujui Pemberian Diskon Pengguna Moda Raya Terpadu atau MRT Selama Bulan April

Be Sociable, Share!

Pemprov DKI Jakarta Setujui Pemberian Diskon Pengguna Moda Raya Terpadu Selama Bulan April. Tarif harga massal Moda Raya Terpadu (MRT) nantinya akan di diskon sebesar 50 persen selama bulan April 2019.Potongan harga tersebut telah disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin menyampaikan. Gubernur Provinsi DKI Jakarta telah menyetujui usulan PT MRT Jakarta untuk memberikan diskon sebesar 50%. Pemberian tersebut selama April 2019 dari besaran tarif yang telah ditetapkan bersama

“Tarif harga massal Moda Raya Terpadu (MRT) nantinya akan di diskon sebesar 50 persen selama bulan April 2019. Diketahui Potongan harga tersebut telah disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan” ucapnya

Menurut Dirinya ada tiga alasan kenapa pihak PT MRT Jakarta memberikan potongan sebesar 50% tersebut.

Pertama, untuk mendorong masyaratkt untuk menggunakan MRT Jakarta.

Kedua, agar sosialisasi mengenai penggunaan MRT Jakarta dapat dilakukan secara lebih luas ke masyarakat yang nantinya dipahami oleh masyarakat.

Ketiga, agar masyarakat untuk mengubah budaya dalam bertransportasi publik yang baik dapat terwujud secara lebih menyeluruh.

Pemprov DKI Jakarta Setujui Pemberian Diskon Pengguna Moda Raya Terpadu atau MRT Selama Bulan April

Ada beberapa Mekanisme pembayaran yang dapat dipilih oleh masyarakat dalam menggunakan layanan MRT Jakarta.

Dengan menggunakan Kartu Jelajah MRT Jakarta Single Trip, Kartu Jaklingko dan kartu uang elektronik bank (E-Money, Brizzi, Tapcash, Flazz, Jakcard).

“Kartu Jelajah MRT Jakarta Single Trip dapat dibeli di mesin tiket otomatis maupun loket tiket yang ada di seluruh Stasiun MRT Jakarta. Dengan harga Rp 15.000 di luar tarif yang dikenakan untuk perjalanan dari stasiun pemberangkatan ke stasiun tujuan,” ucapnya

Dia mengatakan, Nantinya uang Rp 15.000 merupakan deposit. Uang ini akan dikembalikan (refund) kepada penumpang jika penumpang mengembalikan kartu tersebut ke loket tiket di stasiun MRT Jakarta selama masa berlaku kartu 7 hari.

Pihak PT MRT Jakarta optimis mampu mengangkut penumpang sebanyak 65 ribu per hari saat beroperasi secara komersil pada 1 April 2019

Corporate Secretary MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin menyampaikan. Antusias masyarakat untuk menggunakan Moda Raya Terpadu atau MRT terus meningkat selama masa uji coba publik sejak 12 Maret

“Jadi memang animo masyarakat meningkat terus,” ucapnya

Dirinya menjelaskan,dari data pada hari pertama uji coba, pihaknya mengangkut sebanyak 40 ribu penumpang dalam sehari. Namun pada Sabtu kemarin, jumlah penumpang MRT tembus hingga 160 ribu orang dalam satu hari.

“Kemarin terakhir luar biasa, kemarin 160 ribu penumpang, sehari sebelumnya 99 ribu penumpang. Awalnya 40 penumpang per hari waktu di awal uji publik, naik terus menjadi 160 ribu penumpang per hari,” sebutnya

Melihat antusias penumpang yang tinggi, Pihaknya sangat optimis. Jika nantinya beroperasi secara komersil bisa mengangkut 65 ribu penumpang perhari seperti yang ditargetkan pemerintah.

“Untuk penumpang saat beroperasi komersial minimal 65 ribu penumpang per hari. Jadi kita konsisten dengan target yang diterapkan pemerintah sebelumnya. Kami harapkan lebih,” ucapnya

klik

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!