Penyedia Konten GIF Pada Applikasi WhatsApp Diblokir

Be Sociable, Share!

Setelah layanannya diblokir awal pekan ini oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), penyedia gambar animasi dalam format GIF (Graphics Interchange Format) pada applikasi WhatsApp, Tenor dan Giphy, menyatakan siap bekerja sama untuk memenuhi tuntutan pemerintah Indonesia.

Diketahui, Tenor dan Giphy adalah dua pihak yang menyediakan layanan animasi gambar bergerak dengan format GIF pada aplikasi pesan instan WhatsApp sebagai fitur pelengkap dalam applikasi tersebut. Beberapa file GIF yang tersedia dalam layanannya membuat heboh netizen Indonesia karena dinilai mengandung konten yang menjurus ke pornografi.

Berdasarkan hal tersebut, Kemenkominfo kemudian mengambil langkah dengan memblokir DNS layanan penyedia animasi GIF tersebut. Tindakan ini mengakibatkan para pengguna WhatsApp di Tanah Air jadi tidak bisa mengakses fasilitas GIF di aplikasi pesan instan tersebut.

Juru bicara Kemenkominfo, Noor Iza, mengatakan bahwa baik Giphy.com maupun Tenor.com sudah memberikan tanggapan kepada Kemenkominfo terkait upaya yang diminta oleh Indonesia kepada kedua pihak tersebut. Mereka menyambut baik permintaan Kemenkominfo untuk menyaring konten mereka yang dinilai berbau pornografi terutama untuk pengguna yang berasal dari Indonesia.

Giphy.com dan Tenor.com telah bersedia bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk membatasi konten yang dapat diakses oleh pengguna dari Indonesia. Baik Giphy.com maupun Tenor.com telah menyampaikan beberapa upaya internal yang akan dilakukan untuk memenuhi permintaan dari Kemenkominfo.

Apabila Giphy dan Tenor sudah melakukan penyaringan seperti yang diminta oleh pemerintah, maka Kemenkominfo akan menggelar konferensi pers untuk mengumumkan lebih jauh soal ini. Saat ini tim teknis dari internal Kemenkominfo masih terus melakukan pengecekan dan forensik atas apa yang sudah dilakukan oleh para penyedia layanan tersebut. Apabila Giphy dan Tenor bisa menyaring animasi GIF berbau pornografi, pemerintah bersedia kembali membuka akses terhadap penyedia konten.

WhatsApp Akan Diblokir Karena Konten Menjurus Pornografi

Menurut keterangan dari juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Noor Iza, Menteri Kominfo Rudiantara sudah mengetahui tentang konten gambar bergerak format GIF yang menjurus pornografi di WhatsApp. Tampilan yang menjurus ke pornografi itu dapat dicari dengan mudah di dalam aplikasi dengan menggunakan kata kunci tertentu.

Walaupun konten gambar bergerak dengan format GIF pada WhatsApp ini disediakan oleh pihak ketiga, Kemenkominfo tetap meminta pihak WhatsApp untuk melakukan filtering secepatnya terutama untuk wilayah Indonesia. Kemenkominfo juga telah mengambil tindakan untuk mencegah konten tersebut dapat diakses di Indonesia.

Awalnya, netizen beramai-ramai mengunggah screenshot cara mengakses fitur tersembunyi WhatsApp yaitu cara menggunkan fitur gif dalam chatting. Namun, para netizen menyadari bahwa langkah tersebut justru membuat konten pornografi itu semakin tersebar. Keramaian ini berlanjut dengan ajakan untuk tidak menyebarkan screenshot tersebut. Netizen pun sempat mendesak pemerintah untuk memblokir fitur tersebut. Bahkan, ada beberapa netizen yang meminta agar WhatsApp diblokir di Indonesia.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!