Pertamina Pastikan Pasokan Wilayah Sentani Jayapura Berjalan Normal

Be Sociable, Share!

Pertamina Pastikan Pasokan Wilayah Sentani Jayapura Berjalan Normal.
Terdapat satu fasilitas pemasaran Pertamina yang beda di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sentani. Fasilitas tersebut dalam kondisi normal.

PT Pertamina (Persero) Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua Brasto Galih Nugroho memastikan untuk penyaluran Bahan Bakar Minyak ( BBM ) maupun Elpiji yang berada di wilayah Sentani dan Jayapura normal.

Dirinya menyebut seluruh fasilitas pemasaran Pertamina di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura dalam kondisi aman pasca terjadi bencana banjir bandang

“Pasca bencana banjir bandang, DPPU Sentani terpantau dapat menjalankan aktivitas penerimaan. Penimbunan, dan penyaluran bahan bakar pesawat Avtur secara normal dan aktivitas tidak terganggu,” ucapnya

Selain ada dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) reguler dan satu gudang Elpiji di Sentani yang berada di SPBU 84.993.01 di Jalan Kemiri dan SPBU 84.993.02 di Jalan Raya Hawai

Pertamina Pastikan Pasokan Wilayah Sentani Jayapura Berjalan Normal

Dikedua SPBU tersebut menyediakan Elpiji, Kedua SPBU tersebut beroperasi normal dan tidak ada kerusakan, dengan begitu penyaluran BBM Dan Elpiji berjalan normal pasca banjir bandang di wilayah tersebut.

Bukan hanya itu saja, Pertamina juga memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bandang yang berada di Sentani.

Dirinya juga menyampaikan bahwa seluruh jajaran staf PT pertamin turut berduka atas musibah bencana alam yang berada di wilayah Sentani

Diketahui Banjir bandang dan longsor yang terjadi Sabtu malam, 16 Maret 2016 di Sentani menimbulkan sejumlah kerusakan dan korban jiwa. Korban banjir bandang yang menerjang Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua terus bertambah

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan. Jumlah korban tewas yang berhasil ditemukan berjumlah 92 orang.

Sementara, Jumlah hilang diperkirakan telah mencapai 206 orang sekitar 9.000 lebih warga memilih untuk mengungsi. Hujan deras yang terus mengguyur kawasan tersebut memutus Jalan Raya Sentani-Kemiri.

Bahkan material lumpur dan kayu gelondongan ikut terbawa masuk ke dalam Komplek Lanud. Hingga tak sedikit rumah warga yang mengalami rusak parah.

dewadominoqq

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!