Michio Sekine Pimpinan Fasilitas Kesehatan Jepang, Binggung Perawat Indonesia Selalu Ingin Pulang

Be Sociable, Share!

Michio Sekine Pimpinan Fasilitas Kesehatan Jepang, Binggung Perawat Indonesia Selalu Ingin Pulang

Seorang pemimpin disebuah fasilitas kesehatan Jepang merasa binggung. Hal ini karena Perawat Indonesia yang berkeinginan untuk pulank ke Indonesia sangatlah besar.

“Para perawat dari Indonesia, baru saja sampai 1 bulan, namum mereka sudah minta pulang. Saya jadi binggung. Ucap Michio Sekine berumur 65tahun, yang merupakan President Tokushinkai jum’at(15/12/17).

Hal ini juga dikatakan dalam sebuah forum yang diselenggarakan oleh Badan Perdagangan Luar Negeri Jepang (Jetro). Dalam forum ini Enggartiasto Lukita selaku Menteri Perdagangan juga turut hadir.

“Alasan mereka karena ingin merawat orangtuanya yang sudah lumayan berumur. Sampai saja mendatangginya dan berbicara dengan orangtuanya di Indonesia. Namun tetap saja mereka pulank, dan nampaknya telah menikah. Kan sayang, sudah diterima bekerja di negara Jepang. Mengikuti program Economic Partnership Agreement (EPA), baru sebulan sudah pulang ke Indonesia.

Sekine sangat senang dengan Negara Indonesia

Sekine yang dulunya pernah tinggal 3 Tahun di Negara Indonesia, saat mengikuti proyek Aluminium Asahan. Mengakui sangat senang dengan Negara Indonesia.

“Saat adanya program EPA yaitu dengan pengiriman perawat lansia dan perawat ke Jepang. Saat itu saya masih terus bertanya kepada diri saya sendiri, apakah akan ikut program ini atau tidak. Tapi dikarenakan rasa cinta saya untuk Indonesia akhirnya saya mengikuti program ini.”Ucapnya

Setelah perawat Indeonesia dengan mudah dapat kembali ke Indonesia. Beberapa karyawan diantaranya pun bertanya.

“Pak apakah tidak rugi waktu? Sayang tenaga dan yang lainnya. Kan hanya sebulan saja kita di Jepang, padahal kita telah disekolahkan, diberikan gaji dan lainnya. Itu ungkapan salah seorang staff saya.” Kata dia

Namun dikarenakan kecintaannya dengan Indonesia. Membuat program penerimaan perawat Indonesia tetap dilakukan sampai sekarang sejak tahun 2015.

“Semoga sisa staff yang ada yaitu sekitar 25orang bisa bertahan lama sampai menyelesaikan ujian nasional keperawatan Jepang dan jika lulus bukannya mereka sendiri yang senang? Ucap dia

Sekine sangat sering mengatakan kepada para perawat Indonesia terkait tujuan mereka jauh-jauh datang ke Jepang agar bisa mengikuti keperawatan dan dapat lulus dengan baik.

“Itulah motivasi yang selalu saya tekankan kepada mereka.” Ucap Sekine

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!