Polisi Autopsi Dua Jenazah Pelaku Pembakaran Mapolres Dharmasraya

Be Sociable, Share!
Polisi Autopsi Dua Jenazah Pelaku Pembakaran Mapolres Dharmasraya

Polisi Autopsi Dua Jenazah Pelaku Pembakaran Mapolres Dharmasraya. Pihak Kepolisian akan melakukan autopsi kepada Kedua jenazah pelaku terduga pembakar Polres Dharmasraya, Sumatera Barat. Nantinya keduanya akan di autopsi di RS Bhayangkara Kota Padang, Diketahui Keduanya diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Pihak kepolisian  memastikan Kedua pelaku penyerangan dan pembakaran Polres Dharmasraya bernama Eka Fitria Akbar berusia 24 tahun dengan Alamat Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Temannya dan yang kedua bernama Engria Sudarmadi, usia 25 tahun Alamat Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Kedua jenazah pelaku tiba di RS Bhayangkara Kota Padang pada pukul 17.30 WIB dan dibawa masuk untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lanjutan

Polda Sumatra Barat telah berkoordinasi dengan Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menelusuri jaringan terorisme dari kedua pelaku.

Kabid Dokkes Polda Sumbar Danang Pamudji menjelaskan. Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah melakukan olah Tempat Kejadian perkara yang berada di Mapolres Dharmasraya

Di Tempat kejadi perkara tim DVI melakukan pengecekan terhadap luka yang dialami pelaku dan pengambilan sampel DNA dari para pelaku yang nantinya akan dicocokkan dengan keluarga pelaku.

Nantinya Malam ini pihak nya akan melakukan autopsi dari dua pelaku. Tahap yang akan di lakukan adalam tahap post mertem yang nantinya kami akan laporkan secara utuh dan lengkap. Tahap ante-mortem untuk data data sebelum pelaku meninggal

“Malam ini juga kami lakukan autopsi, dalam melakukan tindakan tahap post mortem. Dan setelah itu hasilnya kami laporkan secara utuh dan lengkap. Setelah itu, ante-mortem di mana data-data sebelum meninggal,” ucapnya

Danang menyamampaikan nantinya setelah proses autopsi selesai dilakukan, Tim DVI akan melanjutkan proses pemeriksaan dengan melakukan pencocokan pemeriksaan medik dengan data-data korban lainnya.

Dari hasil pemeriksaan awal di olah tempat kejadian perkara, sejumlah luka ditemukan di tubuh para pelaku penyerangan. Yakni di legan, dada dan di pelipis. Meski begitu Danang masih belum bisa memastikan berapa jumlah luka tembak. Nantinya dari hasil autopsi akan di beritahu apakah seluruh luka tembak dari anggota kepolisian atau bukan.

detiktribun

 

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!