POLISI TANGKAP PENCURI BERMODUS SEBAGAI ASISTEN RUMAH TANGGA DI BEKASI

Be Sociable, Share!

POLISI TANGKAP PENCURI BERMODUS SEBAGAI ASISTEN RUMAH TANGGA DI BEKASI

Polisi tangkap pencuri bermodus sebagai asisten rumah tangga di Bekasi. Adalah aparat satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Kota yang berhasil menangkap para pelaku pencurian dengan pemberatan dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga. Sasaran yang umumnya menjadi incaran mereka tentu adalah rumah-rumah mewah.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Widjonarko mengatakan, tersangka yang sudah tertangkap ada 2 orang yaitu inisial SM (45) dan SS (47).

Sedangkan, satu tersangka lain masih dalam pengejaran petugas kepolisian. Terakhir pelaku beraksi di perumahan elit, Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi pada 25 Agustus tahun lalu.

Ia mengatakan, modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku yakni SM mengaku bernama Mika Susanti. Berbekal hanya fotocopy KTP, perempuan asal Cirebon tersebut melamar kerja menjadi pembantu rumah tangga ke rumah-rumah mewah di Perumahan Kemang Pratama.

SM berhasil diterima kerja menjadi asisten rumah tangga di rumah Yusniarsi (58) di Jalan Pratama 2, Blok R Nomor 14. Tiga hari kemudian, tersangka menjalankan aksinya dengan menghubungi kedua rekannya, SS dan KS ketika rumah dalam kondisi kosong.

“Pelaku berhasil menggasak sepeda motor, mobil, perhiasan emas, serta televisi LED. Puas dengan incarannya, mereka lalu kabur,” kata Widjonarko, Selasa (24/10).

USAHA PIHAK KEPOLISIAN DALAM MEMBURU PARA PELAKU

Wadjonarko mengatakan, polisi yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Rupanya, fotokopy KTP yang dipakai bukanlah milik tersangka, melainkan orang lain. Berbekal rekaman kamera CCTV, polisi berusaha mencari para tersangka.

Hasilnya, dua tersangka SM dan SS berhasil ditangkap aparat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota pada beberapa hari yang lalu. SM ditangkap di tempat persembunyiannya di Jakarta Pusat, sedangka SS di Jakarta Selatan, bahkan dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas. Sedangkan, SS masih dalam pengejaran petugas.

“Tersangka mengaku sudah tujuh kali melakukan aksinya dengan modus melamar menjadi asisten rumah tangga di antaranya di Jakarta Barat, dan Jakarta Timur,” ujarnya.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota. Dijerat dengan pasal 363 KUHP, ancamannya hukuman penjara sembilan tahun penjara. Barang bukti yang telah diamankan berupa sepeda motor, dua kalung emas, jam tangan, dompet, dan juga rekaman CCTV.

 

detiktribun.com

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!