Prabowo Kutip Novel Ghost Fleet Menyebut China Menjadi Negara Adidaya

Be Sociable, Share!
Prabowo Kutip Novel Ghost Fleet Menyebut China Menjadi Negara Adidaya

Prabowo Kutip Novel Ghost Fleet Menyebut China Menjadi Negara Adidaya. Novel dari karya Peter W Singer dan August Cole yang berjudul Ghost Fleet: A Novel of the Next World War tengah menjadi sorotan di Indonesia.

Penyebabnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto,  mengutip beberapa peristiwa yang terulis di dalam karya sastra tersebut,

Diketahui, Prabowo berpidato di hadapan kader partai . Di dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut tentang Indonesia akan bubar pada tahun 2030.

Mengenai Videp pidato tersebut, kini ramai diperbincangkan, Setelah Partai Gerindra menguggahnya di akun resminya dengan judul kepala burung Garuda.

“Di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030,” kata Prabowo

Ini bukan pertama kalinya ketua umum dari partai Gerindra menyatakan soal runtuhnya Indonesia.

Mantan Panglima Kostrad tersebut pernah melontarkan pendapat serupa. Saat dirinya berbicara dalam acara bedah buku  dengan judul

“Nasionalisme, Sosialisme, dan Pragmatisme. Pemikiran Ekonomi Politik Sumitro Djojohadikusumo” di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, pada Senin 27 September 2013.

Saat berpidato di  Fakultas UI, Prabowo mengeluarkan tiga buku  yang dia beli di luar negeri.Tiga buku itu antara lain;

“Destined for War: Can America and China Escape Thucydides’s Trap?” karya Graham Allison;

“War by Other Means: Geoeconomics and Statecraft” karya Ambassador Robert D. Blackwill; dan salah satunya,

“Ghost Fleet: A Novel of the Next World War” karya Peter W. Singer dan August Cole.

Dirinya menyebut  di dalam buku Ghost Fleet, merupakan novel yang berlatar belakang kisah konflik global masa depan yang melibatkan antar China dan Amerika Serikat menduduki Global

Dalam novel tersebut, Indonesia digambarkan telah menjadi sebuah negara gagal Atau Failed state. Pasca perang yang terjadi di dekat wilayah kedaulatan Tanah Air.

Dalam novel tersebut, Indonesia pun sedikit disinggung hanya digunakan sebagai sub-latar peristiwa alur cerita. Dan juga mengilustrasikan China nantinya menjadi negara adidaya selanjutnya

detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!