Presiden Jokowi Bertemu Dengan Kofi Annan Di Bali

Presiden Joko Widodo hari ini melakukan kegiatan kerja di Bali. Rencananya, Jokowi akan bertemu mantan Sekjen PBB Kofi Annan dan kemudian dilanjutkan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Beliau akan menemui Kofi Annan dan Prabowo Subianto di 2 acara yang berbeda.

Menurut informasi yang dihimpun dari Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Presiden Jokowi akan meresmikan pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016). Di acara ini, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sebelum meresmikan BDF IX, Jokowi akan melakukan pertemuan dengan Chairman of The Kofi Annan Foundation, Kofi Annan. Pertemuan dilakukan di Ruang Bali Gedung BICC. Setelah pertemuan, Jokowi akan menuju Mangapura Hall untuk meresmikan BDF. BDF IX kali ini mengangkat tema ‘Religion, Democracy and Pluralism’. Kegiatan ini akan diikuti oleh 100 delegasi dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Kofi Annan juga merupakan ketua Advisory Committee for Rakhine State. Saat bertemu dengan Jokowi, kedua tokok ini membahas sejumlah langkah untuk membantu penyelesaian krisis kemanusiaan Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar. Presiden juga mengatakan akan mengirim bantuan logistik secepatnya ke Myanmar.

Jenis bantuan yang akan dikirim oleh Indonesia dalam waktu dekat adalah dalam bentuk makanan dan selimut. Hal ini dikatakan oleh Presiden berdasarkan komunikasi dengan Myanmar. Menurut hasil komunikasi tersebut, jenis bantuan itulah yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat Rohingya di sana.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Kofi Annan yang juga merupakan Chairman of Kofi Annan Foundation, mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dalam membantu menyelesaikan masalah yang terjadi di negara bagian Rakhine.

Selain langkah jangka pendek, Menteri Retno juga mengaku telah mendapat instruksi dari Presiden untuk mempersiapkan langkah jangka panjang. Untuk itu, Menteri Luar Negeri sudah mengadakan pembahasan bersama dengan State Counsellor Myanmar, Aung San Suu Kyi, mengenai pemberian kapasitas di bidang Good Goverment Democracy dan juga di bidang HAM.

Setelah peresmian BDF IX, Jokowi bertolak menuju GOR Lila Bhuana, yang terletak di Kota Denpasar. Jokowi bertemu dengan Prabowo Subianto untuk meresmikan penutupan Kejuaraan Pencak Silat for The World : The 17th World Championship and Festival. Prabowo Subianto merupakan Presiden Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat). Mantan rival Jokowi di Pilpres 2014 ini mengukuhkan Jokowi sebagai ‘Pendekar Utama’ dalam acara ini dengan memberikan sebuah keris bersarung emas.

error: Content is protected !!