PRIA INI RELA DORONG GEROBAK DARI MADIUN KE SURABAYA

PRIA INI RELA DORONG GEROBAK DARI MADIUN KE SURABAYA

PRIA INI RELA DORONG GEROBAK DARI MADIUN KE SURABAYA : Setiap dua minggu sekali Suprijadi mengantarkan Yanuar menggunakan gerobak. Sudah sekitar dua puluh kali Suprijadi bolak-balik dari Madiun ke Surabaya. Supriyadi adalah seorang ayah yang rela jalan kaki sambil membawa gerobak berisi buah hatinya Yanuar dari Madiun menuju Surabaya.

Keterbatasan ekonomi tak membuat bapak Suprijadi patah semangat. Untuk membawa anak bungsunya berobat ke tempat yang lebih layak yakni Rumah Sakit Dr Soetomo Karang Menjangan Surabaya. Meski untuk sampai kesana ia harus mendorong gerobak sejauh puluhan kilometer dari Madiun ke Surabaya dengan jalan kaki.

Gerobak yang didorong oleh bapak Suprijadi ini berisi buah hatinya Yanuar yang terkapar lumpuh dan kondisinya sangat memprihatinkan. Gerobak itu juga dilengkapi tempat tidur dan beberapa kebutuhan untuk si kecil juga dirinya selama di perjalanan. Sesekali Suprijadi akan menepikan gerobaknya di trotoar. Untuk istirahat atau sekedar mengeringkan keringatnya yang terus bercucuran di bawah panasnya terik matahari.

“Ya memang adanya gerobak ini saja yang saya punya . Mau saya gendong naik kendaraan umum juga tidak bisa karena kondisi anak saya ya seperti ini. Kalau ada uang nanti mau saya belikan motor untuk bawa anak saya ini dengan gerobak. Biar nggak capek juga ke Karang Menjangan,” kata Suprijadi.

Setelah kisahnya viral di dunia maya dan menjadi pemberitaan hangat media setempat. Nasib Suprijadi serta buah hati kini semakin membaik. Walikota Surabaya yakni Ibu Risma Mewakili pemerintah Surabaya memberikan bantuan pada pengobatan kepada Yanuar. Beliau juga memberikan tempat tinggal serta pekerjaan untuk Suprijadi di Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya. Febri Rachmanita mengungkapkan bahwa Yanuar di diagnosa menderita celebral palsy atau gangguan tumbuh kembang otak sejak usianya dua tahun. Dengan perawatan serta pengobatan yang diberikan pada Yanuar. Tim dokter optimis bahwa kondisi Yanuar bisa terus membaik ke depannya mendengar hal itu bapak Suprijadi amat senang.

error: Content is protected !!