Raja Salman Ijinkan Indonesia Jual Avtur dan Bangun Rumah Sakit di Arab Saudi

Raja Salman Ijinkan Indonesia Jual Avtur dan Bangun Rumah Sakit di Arab Saudi

Pemerintah telah melakukan 11 kerja sama dengan Kerajaan Arab Saudi, dalam kunjungan Raja Salman bin Abdulazis Al Saud ke Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Wiratmaja Puja menjelaskan, salah satu bentuk konkret kerja sama di sektor energi adalah penjualan avtur. Rencananya, Indonesia bisa menjual avtur di Arab Saudi. Avtur ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh Indonesia untuk menjualnya ke pesawat asal Indonesia yang mendarat di negara kaya minyak tersebut.

“Dari diskusi kita kita bisa suplai avtur ke bandara di sana. Itu pangsa pasar besar karena banyak pesawat kita untuk haji ke sana,” tuturnya di Hall Dewan Pers, Jakarta, Minggu (5/3/2017).

Rencananya, Pertamina akan membentuk perusahaan patungan (Joint Venture/JV) dengan perusahaan lokal Arab Saudi, Dallah, untuk menjadi penyedia avtur di Bandara King Abdul Aziz.

“Pertamina dengan GACA agar dapat izin untuk menjadi penyedia avtur di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Pertamina akan membentuk JV dengan Dallah,” kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Sujatmiko, di kantornya, Jakarta, Jumat (24/2).

“Kami juga akan minta agar ada kunjungan bilateral tiap 3 bulan sekali,” jelas Sujatmiko.

Pemerintah melalui Pertamina juga akan membuka peluang kerja sama dengan Arab Saudi untuk dapat ikut menggarap kilang minyak di Indonesia. Salah satunya adalah proyek kilang minyak di Bontang, Kalimantan Timur.

Direktur Jenderal Migas, IGN Wiratmaja Puja mengatakan, salah satu MoU dengan investasi Arab Saudi di kilang Cilacap, Jawa Tengah, akan membuka jalan untuk kerja sama di bidang lainnya. Sekarang proyek peningkatan kapasitas dan kompleksitas (Refinery Development Master Plan/RDMP) dari 348 ribu barel per hari menjadi 400 ribu barel per hari dengan nilai US$ 5 sampai 6 miliar.

PT Pertamina juga dipersilahkan oleh Arab untuk membangun rumah sakit sendiri di dekat tempat Ibadah Haji di sekitar Tanah Suci. Hal itu diyakininya akan membuka peluang kerja sama dengan lebih baik.

“Jadi salah satunya, selain kita diberikan kesempatan untuk suplai Avtur, kita juga dipersilahkan membangun rumah sakit Pertamina di Arab saudi,” tutur Wirat

Kementerian pun telah menyiapkan tim untuk melakukan follow up beberapa kesepakatan yang mampu untuk terus dijalin.

“Kita juga ada tim besar dari Kementerian ESDM, mudah-mudahan komunikasi, akan terus berjalan dengan sangat lancar,” ujar dia.

Baca juga berita terkini lainnya di Detiktribun

error: Content is protected !!