Rekap Real Count Pilgub DKI 2017

Be Sociable, Share!

Data rekapitulasi real count C1 Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta sudah dirilis. Pada Pilgub DKI 2017 ini, pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat unggul di 4 wilayah di DKI Jakarta dan menjadi paslon dengan persentase suara tertinggi. Sedangkan paslon nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno hanya unggul di 2 wilayah saja. Diketahui Ahok-Djarot unggul di Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu. Kemudian Anies-Sandi unggul di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Lembaga pemantau independen Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) telah merinci perolehan suara paslon yang berlaga di Pilgub DKI 2017. Seperti diketahui, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga lolos ke putaran kedua. Sedangkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni harus mengakui keunggulan paslon lainnya dan gagal melanjutkan ke putaran kedua.

Berikut ini persentase perolehan suara 3 pasangan calon di wilayah Jakarta per kota/kabupaten berdasarkan data JPPR:

Agus-Sylvi (17,05%)

– Jakarta Barat 16,1%
– Jakarta Pusat 18%
– Jakarta Selatan 14,9%
– Jakarta Timur 19,5%
– Jakarta Utara 16,6%
– Kepulauan Seribu 27,3%

Ahok-Djarot (42,91%)

– Jakarta Barat 49%
– Jakarta Pusat 43%
– Jakarta Selatan 39%
– Jakarta Timur 39%
– Jakarta Utara 49%
– Kepulauan Seribu 39%

Anies-Sandi (40,05%)

– Jakarta Barat 35%
– Jakarta Pusat 39%
– Jakarta Selatan 47%
– Jakarta Timur 42%
– Jakarta Utara 35%
– Kepulauan Seribu 34%

Perolehan suara pasangan cagub-cawagub DKI Basuki-Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan – Sandiaga Uno dari hasil real count Pilgub DKI 2017 ini hanya berbeda tipis. Seperti pada pemaparan lembaga pemantau independen JPPR, hal ini disebabkan oleh perbandingan suara yang didapatkan oleh kedua paslon tersebut sering berbanding terbalik. Tak jarang pada kecamatan dimana Ahok – Djarot mendapatkan suara tertinggi, pasangan Anies – Sandi mendapatkan suara terendah. Hal ini juga berlaku pada kecamatan dimana Anies – Sandi mendapatkan suara tertinggi. Saat Anies – Sandi mendapatkan suara tertinggi maka Ahok – Djarot mendapatkan suara terendah.

Menurut Hafidz, karakter dan latar belakang masing – masing paslon mempengaruhi angka pemilihan di tiap – tiap daerah. Karakter pemilih dan visi – misi paslon juga menjadi faktor penentu kemenangan di basis wilayah masing-masing. Hal ini tercermin di wilayah kemenangan masing – masing paslon.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!