RITA WIDYASARI RESMI DITAHAN OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

RITA WIDYASARI RESMI DITAHAN OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

Rita Widyasari resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama dua puluh hari ke depan. Tersangka dugaan penerima gratifikasi tersebut ditahan di rumah tahanan Klas I Jakarta Timur, cabang KPK.

“Dilakukan penahanan terhadap saudari RIW di cabang rutan KPK. KA dan KHR di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Keduanya ditahan 20 hari pertama,” ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (6/10).

Seperti diketahui, ada dua kasus yang merugikan negara, juga membuat Rita menjadi tersangka dengan nilai gratifikasi dan suap mencapai Rp 12 miliar lebih.

Selain Rita, Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun (HSG) dan PT Media Bangun Bersama, KHR (Khairudin) juga ikut ditetapkan sebagai tersangka

PENJELASAN LENGKAP DARI PIHAK KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

Dalam jumpa pers di gedung KPK, Kamis (28/9) Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan, Rita diduga menerima suap Rp 6 miliar.

Adalah dari PT Sawit Golden Prima untuk pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan Kelapa Sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.

“Bupati Kutai Kartanegara tersebut dijerat dalam dua kasus yaitu diduga menerima uang Rp 6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun (HSG),” kata Basaria.

Kasus kedua, lanjut Basaria, Rita juga menerima gratifikasi dari komisaris PT Media Bangun Bersama, KHR (Khairudin) sebesar 775 ribu USD atau setara Rp 6,975 miliar.

“Berkaitan dengan sejumlah proyek di Kutai Kartanegara selama masa jabatan tersangka,” tambah dia.

Jumlah total uang yang diterima bakal cagub Kalimantan Timur dari Partai Golkar itu mencapai Rp 12,975 miliar.

KPK juga telah menyita empat mobil mewah milik Rita yang namanya disamarkan menggunakan pihak lain.

Mobil-mobil yang disita di antaranya, Hummer type H3, Toyota Vellfire, Ford Everest, dan Toyota Land Cruiser.

Penyidik KPK menyitanya semua hartanya dari kantor Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas pekerjaan umum.

 

detiktribun.com

error: Content is protected !!